Arsip | 11:07 PM

polling other cast for my new FF

16 Apr

My New Project

annyeonghaseyo, balik lagi dengan author YeonNia

Aku ingin membuat 1 FF lgi tapi saya bingung, untuk other castnya jadi aku butuh 1 couple untuk menjadi other cast menemani IU & WooYoung jadi silahkan vote ya…

*jawaban other silahkan coment*

klo udh mikirn sapa couple yg ingin d’pilih, lbih baik liat dlu bgaimana trailer FFnya

Title            : Puppy Love ✿TRAILER✿

Author        : YeonNia

Type           : Series

Rate            : PG-13

Length        : Chaptered

Backsound Song : Fx(CHU~), SHINee (Romeo & Juliet), Ji Yeon T-ara (Rolling), IU (Good Day)

Cast  :

Park Ji Yeon (T-ara)

Choi Minho (SHINee)

Other Cast  :

Lee Ji Eun a.k.a IU (singer)

WooYoung (2pm)

(?)

Genre : friendship, romance.

udh lihat kan, ydh tinggal vote ja dehh biasa voting trbnyak yg akan jdi other castnya bersama IU & wooyoung

okay dehh aku tunggu ja dehh hasilnya 3 hari lgi, annyeong :D

Tentang iklan-iklan ini

Super Junior M Rilis Version B “Perfection” Album

16 Apr

April 19 – Mulai Preorder
April 29-Release
Versi B termasuk CD + DVD dan dua lagu baru (Kesempurnaan Korea Versi dan 西风 的 话)

Termasuk merek baru 64 lyrics halaman + buku foto.
DVD termasuk Kesempurnaan Korea dan Cina MV, balik adegan pemotretan Photoshoot MV (dengan sub judul cina)
Preorder termasuk Hadiah / B

J: Versi Kesempurnaan B album cover poster.
B: Perfrection versi B folder

SJM PERFECTION VERSION B SONG LIST
CD
01. 太完美 (Perfection)
02. 命運線 (Destiny)
03. 幸福微甜 (Love Is Sweet)
04. 表白 (Off My Mind)
05. True Love
06. 吹一樣的風 (My All Is In You)
07. 西風的話
08. 太完美 (Perfection)_Korean Version

DVD
01. Behind the scenes of Perfection album cover photoshoot (with chinese subtitles)
02.Behind the scenes of Perfection MV shooting (with chinese subtitles)
03.Perfection Music Video (with chinese subtitles)
04.Perfection Music Video (Korean version)

SOURCE: avex.com.tw / Eldonna
Article: allmyyheart.tumblr.com

Taken From :sapphirepearls

Para Idol Star yang paling diinginkan sebagai robot-humanoid

16 Apr

Para selebriti yang paling diinginkan sebagai robot-humanoid ,   Dalam survei “selebriti yang paling diinginkan sebagai robot”, 334.784 orang telah berpartisipasi dalam jajak pendapat sampai 12.

Yoona SNSD atasnya jajak pendapat dengan 257.001 suara, lebih dari 76% dari total suara, yang menunjukkan bahwa sebuah robot dengan penampilan Yoona adalah yang paling diantisipasi. Pada saat yang sama, Yoona aktif dalam drama / kegiatan menyanyi.

Jiyeon T-ara datang # 2 dalam jajak pendapat dengan 52.406 suara

sementara SHINee Onew datang di # 3 dengan 11.303 suara.

source: kids.hankooki.com
chinese translation: yoona baidu bar
english translation: vivz@soompi

Taken From : shineeshawols.wordpress

Secret Part 1

16 Apr

Title            : Secret (Part 1)
Author        : YeonNia
Type           : Sequel
Rating         : PG-13/T
Length        : Chaptered
Main Cast   :
• Park Ji Yeon
• Yoo Seung Ho
Cast            :
• Park Shin Hye
• Jang Geun Suk
• Go Hye Sun
• Lee Min Ho
• Kim Bum
• Kim So Eun
• Yoon Si Yoon
• Ahn So Hee
• Go Ah Sung
• Kang So Ra
Genre          : Romance, Family, Frieandship.

Happy Reading ,,,, ♥♥♥

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Matahari kian menyinari pagi yang cerah ini. Semua orang melaksanakan rutinitasnya sehari-hari. Ada yang bersekolah, bekerja, dan sebagainya. Di suatu kota di Korea yang cukup terkenal adalah Seoul, berada di suatu jalan terdapat dua sekolah saling berdampingan. Sebelah kanan adalah Seoul Arts High School, dan sebelah kiri adalah JungAng High School.
Suara terdengar dari kedua sekolah itu. Di sekolah sebelah kanan, terlihat ada sebuah kelas yang terlihat khusus, di lihat dari dalam memang, guru juga muridnya mengerjakan tugasnya masing-masing dengan baik. Tidak ada satu pun muridnya yang mengarahkan matanya selain ke papan tulis.
“Semuanya, setelah istirahat nanti jangan lupa, kelas pindah di kelas musik” kata seorang yeoja yang tak lain adalah gurunya.
“Ye saeng” sahut semua murid serempak.
Beda lagi dengan sekolah yang satunya, JungAng High School. Suara terdengar sangat gaduh, gurunya hanya sibuk mencatat di papan tulis, sedangkan muridnya sibuk dengan kelakuannya masing-masing. Dari murid yeoja, ada yang berdandan, juga ada yang memainkan ponsel. Kemudian namja, ada yang mengobrol, juga ada yang tertidur.
Kedua sekolah itu sangat berbeda. JungAng High School, sangat gaduh dan Seoul Arts High School cukup tenang. Memang sangat berbeda. Suatu ketika di Seoul Arts, ada sorang murid yeoja, dia di kenal murid pintar dalam masalah seni.
Dia adalah Park Ji Yeon. Yeoja pintar yang hanya tinggal dengan ibunya. Orang tuanya sudah lama bercerai, sejak Ji Yeon berusia 5 tahun. Ibunya adalah Jung Kyu Rin. Biasa di panggil Ny. Jung. Ny. Jung bekerja sebagai guru private.
Di lorong kelas…
“Ji Yeon aku bisa minta, karena yang kemarin hilang” pinta seorang murid.
“Baiklah, jika hilang lagi aku akan berikannya lagi” kata Ji Yeon tersenyum.
“Gomawo Yeon~nna, kau selain pintar kau juga baik” kata murid tadi membungkukan badannya kemudian berjalan meninggalkan Ji Yeon.
Ji Yeon tersenyum kemudian melanjutkan jalannya. Langkahnya terhenti saat mendengar suara dari sebelah kanannya, tepat di tembok perbatasan sekolahnya juga JungAng High School.
“Ya!, siapa disana?” tanyanya setengah berteriak, berjalan kearah suara itu.
Ji Yeon menaiki tembok itu dengan bangku yang ada tepat bersandar di tembok itu. Setelah sampai di atas, iya kaget melihat seorang namja sedang terduduk di tanah sambil meringis kesakitan.
“Kau murid JungAng?” tanya Ji Yeon.
Namja itu hanya diam.
“Ya!aku bertanya, jika kau tetap tidak ingin menjawab baiklah aku akan pergi” ujar Ji Yeon.
“Tunggu, kau bisa turun kesini dan membantu ku?” tanya namja itu.
Ji Yeon mengangguk, kemudian dia berlari keluar gerbang sekolah dan masuk ke dalam JungAng. Dia lari dengan sigap, sampai akhirnya dia bertemu juga dengan namja tadi.
“Kau tidak apa-apa?” tanya Ji Yeon khawatir.
“Kaki ku rasanya sakit sekali” jawab namja itu.
“Baiklah, aku akan bantu kau berdiri dan memapahmu untuk berjalan” seru Ji Yeon.
Ji Yeon membantu namja itu berdiri kemudian memapahnya berjalan. Ji Yeon meminta petunjuk dimana ruang UKS berada. Namja itu pun memberitahukan dimana tempatnya.
Sesampainya di UKS, dan membawa namja itu masuk, Ji Yeon melihat sekeliling ruang UKS itu. Dia sangat canggung melihat betapa mewahnya sekolah JungAng. Bahkan dia sangat aneh melihat UKS seperti kamar hotel bintang 4.
“Ada apa?” tanya namja itu.
“Ani, aku hanya sedikit aneh saja melihat ruang UKS ini yang sebegitu mewah” jawab Ji Yeon.
“Ini belum terlalu mewah masih ada yang lebih mewah, seperti ruang kelas” ujar namja itu.
“Ohh ya, kita belum berkenalan jonen Park Ji Yeon imnida, kau bisa panggil aku Ji Yeon” kata Ji Yeon membungkukan badannya.
“Hmm… jonen Yoo Seung Ho imnida, panggil saja Seung Ho. Aku putra tunggal pemilik sekolah ini, ayah ky pemilik yayasan sekolah ini” kata Seung Ho memperkenalkan diri.
“Mwo? Benarkah?” tanya Ji Yeon dengan mata terbelalak kaget.
“Jeongmal aku tidak bercanda” jawab Seung Ho.
“Berarti kau sangat kaya dan memiliki segalanya” kata Ji Yeon tersenyum.
“Tidak juga, aku tidak memiliki eomma. Dia meninggal saat melahirkan ku” kata Seung Ho dengan berubah ekspresi.
“Mian, aku sudah menyangkut tentang itu” seru Ji Yeon.
“Tidak apa-apa” sahut Seung Ho.
Ji Yeon melihat kearah jam yang ada di dinding UKS itu, kemudian dia juga melihat ke jam yang ada di tangannya. Matanya terbelalak kaget saat melihat jam tangannya menunjukan pukul 10:00, istirahat di mulai dari pukul 09:00 dan berakhir pukul 09:30.
“Mwo! Ya ampun” teriak Ji Yeon.
“Wae?” tanya Seung Ho.
“Aku terlambat masuk kelas” jawab Ji Yeon.
“Sampai jumpa, mungkin kita akan bertemu lagi” sambung Ji Yeon yang langsung meninggalkan Seung Ho di UKS itu.
Saat iya membuka pintu, ada beberapa namja yang juga ingin masuk kedalam UKS, sepertinya ingin menjenguk Seung Ho. Jalan Ji Yeon terhalangi para namja itu, kemudian saat para namja itu masuk iya langsung berlari cepat.
“Ho~ahh, siapa yeoja tadi?” tanya salah satu namja.
“Dia Park Ji Yeon, murid sekolah sebelah” jawab Seung Ho sambil tersenyum.
“Tingkahnya lucu sekali” seru namja yang satu lagi.
“Bum~ahh cukup, kenapa dia ada disini?” tanya namja yang lain.
“Sukkie…” panggil namja yang di panggil Bum itu, namanya Kim Bum.
“Aku tidak suka di panggil itu, terdengar seperti nama yeoja” sahut namja yang di panggil Sukkie oleh Kim Bum, yang ternyata Geun Suk.
“Sudahlah, jawab pertanyaan Geun Suk” gumam namja yang lain yang bernama Min Ho.
“Hm…, dia tadi membantuku saat aku terjatuh dia yang membantuku berdiri dan memapahku berjalan” jawab Seung Ho.
“Manis sekali dia” seru Kim Bum.
“YA! Akan ku laporkan kau pada So Eun, bahwa kau melirik yeoja dari sekolah sebelah” ujar Geun Suk.
“Aniya” tolak Kim Bum.
“Sudahlah” seru Min Ho.
Di gerbang Seoul Arts High School
Ji Yeon terlihat sangat takut untuk masuk kedalam sekolah, karena jika ia masuk ia akan ketahuan jika ia keluar lingkungan sekolah disaat masih jam sekolah.
“Bagaimana ini, aku masuk atau tidak” tanyanya pada diri sendiri.
“Aku harus menerima hukuman karena aku sudah membuat kesalahan” sambungnya lagi, kemudian masuk dengan santai ke dalam sekolah.
Dia melewati ruang guru, kemudian ia berpapasan dengan guru piket kemudian ian berhenti. Sebagai tanda mengakui kesalahannya.
“Bukankah kau Park Ji Yeon?” tanya guru itu.
“Ye saeng” jawab Ji Yeon.
“Ada apa ini?” tanya guru itu.
“Mian saeng, aku keluar sekolah saat jam istirahat” jawab Ji Yeon
“Kau ini murid pintar kenapa kau melanggar aturan sekolah yang sudah di tetapkan?” tanya guru itu lagi.
“Mian saeng, jeongmal mianhaeyo” jawab Ji Yeon dengan tertunduk.
“Baiklah karena kamu murid yang pintar dan sering membanggakan nama sekolah, kau saya maafkan sekarang kau masuk kedalam kelasmu” suruh guru itu.
“Gamsahabnida saeng” kata Ji Yeon sembari membungkukan badannya.
Ji Yeon masuk kedalam kelas, dan menjelaskan kenapa dia terlambat masuk kelas pada gurunya. Kemudian di samping itu, Seung Ho masih di dalam ruang UKS. Seung Ho masih memikirkan Ji Yeon. Menurutnya kenapa Ji Yeon mau menolongnya, padahal mereka tak saling kenal, apakah mungkin Ji Yeon menyukainya. Tapi mana mungkin bukankah Seung Ho yang meminta bantuan Ji Yeon. Sudahlah tidak usah di pikirkan lagi.
Jam pulang sekolah berdering tepat pukul jam 3 siang. Murid sekolah Seoul Arts keluar dari sekolah begitu juga dengan JungAng. Terlihat yang baru saja keluar adalah Ji Yeon, sepertinya dia tidak ingin langsung pulang. Lantas dia mau kemana dulu, apa akan ke toko buku. Sepertinya tidak, dia memasuki JungAng, apakah dia akan menemui Seung Ho. JI Yeon masuk kedalam ruang UKS, dan benar tepat sekali dia mungkin akan menjenguk Seung Ho lagi. Tapi saat dia buka pintu ruangan itu sudah tidak ada siapa-siapa. Pikir Ji Yeon, mungkin Seung Ho sudah pulang atau ke rumah sakit.
Ji Yeon keluar dari JungAng, tapi jalnnya terhenti saat melihat Seung Ho berjalan dengan teman-temannya menuju ke parkiran mobil. Ji Yeon berlari dan menghampiri Seung Ho juga teman-temannya. Sampainya disana dan bertatapan dengan Seung Ho begitu pula dengan teman-teman Seung Ho, Geun Suk, Min Ho, dan Kim Bum.
“Seung Ho” panggil Ji Yeon.
Seung Ho menoleh
“Wae?” tanya Seung Ho.
“Kaki kau tidak apa-apa?” tanya Ji Yeon.
“Kau ada apa kesini, apakah kau ingin melihat ku lagi, tenang saja aku tidak apa-apa” jawab Seung Ho.
“Jagi” panggil beberapa yeoja dari belakang.
Semua menoleh. Yeoja itu menghampirinya.
Ada 3 yeoja disana, yeoja-yeoja itu pun memeluk para namja yang sedang berhadapan dengan Ji Yeon, tetapi selain Seung Ho.
“Siapa dia?” tanya salah satu yeoja.
“Annyeong, jonen Park Ji Yeon imnida” kata Ji Yeon memperkenalkan diri dengan senyum manisnya.
“Annyeong” sahut ketiga yeoja itu.
“Ji Yeon kenalkan mereka bertiga ini yeojachingu kami, ini So Eun yeojachinguku, Shin Hye yeojachingu Geun Suk, dan yang ini Hye Sun yeojachingu Min Ho” kata Kim Bum pada Ji Yeon.
“Seung Ho, kau tidak punya yeojachingu?” tanya Ji Yeon.
Seung Ho menggeleng.
“Ya! Kau jangan berbohong bukankah kau sudah punya So Ra” ujar Geun Suk.
“So Ra?” tanya Ji Yeon.
“Ani Ji Yeon, aku tidak menyukai yeoja itu dia yang selalu mengikuti ku” seru Seung Ho.
“Itu dia orangnya Kang So Ra” gumam Min Ho.
Semua menoleh kebelakang.
“Kenapa dia itu harus datang” gumam Seung Ho gelisah.
“Jagi…” panggil So Ra.
“Kau tenang saja, cepat sana kau pergi biar kami bertiga yang akan menghalanginya” ujar Min Ho.
Seung Ho mengangguk, kemudian berlari dan tanpa dia sadari ia berlari dengan menggandeng tangan Ji Yeon. Ji Yeon yang terespon kaget hanya pasrah di ajak bersembunyi dengan Seung Ho. Mereka terus berlari sampai mereka menemukan tempat yang sepi. Seung Ho dulu memang punya tempat persembunyian jika bertemu So Ra tetapi tempat itu sudah diketahui So Ra jadi dia bingung harus bersembunyi dimana. Seung Ho berhenti berlari, kemudian melihat tangannya menggandeng tangan orang lain.
“Aku menggandeng tangan siapa?” tanyanya pada dirinya sendiri.
“Kau… kau… meng… gandeng… tangan ku” jawab Ji Yeon terbata karena lelah.
“Mwo Ji Yeon, kenapa kau mengikutiku?” tanya Seung Ho lagi.
“Aku tidak mengikutimu kau sendiri yang menarik tanganku” jawab Ji Yeon.
“Baiklah” Seung Ho menyudahi pembicaraan.
Tetapi Ji Yeon hanya diam, dia mulai sedikit jatuh ketanah dengan tangan yang masih berpegangan dengan Seung Ho. Seung ho yang menyadari gerakan itu menoleh kearah Ji Yeon. DIa terkaget melihat Ji Yeon hampir jatuh ke tanah.
“Yeon~nna, kau tidak apa?’ tanya Seung ho.
Ji Yeon terdiam kemudian dia pingsan dan tergeletak di tanah. Seung ho yang melihat itu, berusaha membangunkan Ji Yeon.
“Yeon~nna, ada apa dengan kau, kenapa kau pingsan seperti ini, apa kau kelelahan karena berlari sangat jauh?” beribu pertanyaan di ucapkan Seung Ho, sambil menggendong Ji Yeon dengan tangannya hingga menemukan tempat yang teduh.
Setelah menemukan tempat yang teduh, Seung Ho mengambil ponselnya dari saku celananya berusaha menelpon beberapa supirnya untuk segera menemuinya agar dia dapat membawa Ji Yeon ke rumah sakit.
~To Be Continue~
coment** org baik pasti coment, yg gk coment brarti org j**a*t. Krena udh baca dri awal hingga akhir tpi gk coment jdi biar gk jdi org j**a*t hrus coment, hehehe :D

A Choice (Chapter 1)

16 Apr
Title            : A Choice >Chapter 1<
Author        :YeonNia
Type           : Sequel
Rating         : PG-13/T
Length        : Chaptered
Theme Song         : IU feat. Yoo Seung Ho – I Believe in Love, SNSD – Baby Baby
Cast            :
Ø Yoo Seung Ho
Ø Park Ji Yeon
Ø Kim Moon Joo a.k.a Seo Woo
Other Cast  :
Ø Kim Sang Bum
Ø Choi Minho
Genre          : Romance, Family.
Happy Reading……♥
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Someone P.O.V
          Kini tiba saatnya hari kelulusan pun tiba, aku yang 3 tahun lalu adalah seorang siswa SMA kini sudah tidak lagi. Bukanlah seorang siswa SMA melainkan calon mahasiswa universitas ternama di Korea. Aku berjalan mendekat dengan chingu-chinguku yang sedang berfoto-foto ria.
          “YA! Seung Ho ayolah kesini kita berfoto bersama, ppalli” ajak salah seorang chinguku. Seung Ho hmm… ya itu namaku lengkapnya Yoo Seung Ho.
          “Baiklah” kataku seraya berjalan menuju chingu-chinguku.
          Setelah asyik berfoto ria bersama chingu-chinguku, seorang yeoja menghampiriku. Dia temanku sejak kecil aku memang akrab dengannya tapi aku belum bisa menerimanya sebagai sahabatku karena dia seorang yeoja. Sebenarnya itu wajar jika seorang namja menganggap seorang yeoja sebagai sahabatnya tapi itu untuk orang lain bukan untuku. Jangan tanyakan mengapa, karena sama sekali aku tidak tahu.
          “Seung Ho mianhae jika selama ini aku selalu menyusahkanmu, aku berkata seperti ini karena aku akan berkuliah di Amerika. Aku harus meninggalkan Korea untuk beberapa tahun. Aku juga tidak tahu kapan harus kembali karena keluargaku akan menetap disana” gumam yeoja yang aku rahasiakan namanya itu.
          “Wae? Kau ingin meninggalkanku, setelah 10 tahun kita berteman sekarang kau ingin meninggalkanku” tanyaku kaget karena mungkin dengan kepergiannya aku akan merindukannya.
          “Mianhae Seung Ho~ahh, aku akan pergi malam ini kau tak perlu mengantarku karena aku akan pergi malam sekali, kau tahu bukan aku ini susah sekali tidur dalam berpergian jadi aku memutuskan untuk pergi malam hari agar aku dapat tidur, kau jaga dirimu ya jangan pernah lupakan aku” katanya kemudian memelukku. Aku pun membalas pelukannya.
          “Kau juga hati-hati jangan lupakan aku” gumamku.
          “Baiklah aku pergi dulu, annyeong” katanya seraya masuk ke dalam mobil jemputannya itu.
          “Annyeong” balasku dengan senyum mengembang.
Seung Ho P.O.V End.
Author P.O.V
          Sejak kepergian yeoja itu Seung Ho sudah jarang sekali berhubungan dengannya. Awalnya memang Seung Ho sungguh kesepian tapi lama kelamaan berjalannya waktu Seung Ho sudah terbiasa tanpa yeoja itu. Kini Seung Ho masuk universitas ternama di Seoul juga Korea Selatan, yupzzz… Seoul National University.
[♥ 5 tahun kemudian ♥]
Seung Ho P.O.V
          Sudah lima tahun lamanya yeoja itu pergi meninggalkan Korea dan menetap di Amerika. Apakah kau tidak akan kembali lagi kesini? Sungguh betahkah kau disana sampai melupakan Korea dan juga temanmu yang satu ini? Beberapa pertanyaan aku lontarkan yang mungkin suatu saat nanti akan aku ucapkan di depannya.
          Kini aku tidak sendirian, sudah ada yeoja yang menghiasi hari-hariku. Yeoja yang memang sudah menjadi yeojachinguku 4 tahun lalu. Orang tuaku memang tidak setuju dengan hubungan kami karena memang yeoja yang kini menjadi yeojachinguku 4 tahun lebih tua dariku. Walaupun begitu aku akan mempertahankan hubunganku itu hingga pada akhirnya aku akan menjadikannya pengantin perempuanku.
          “Jagiya” itulah dia yeojachinguku, yeoja berambut panjang bergelombang. Memang sungguh manis.
          Kalian tahu 5 tahun lalu aku bercerita dengan kalian semua usiaku masih 17 tahun dan kini usiaku menginjak yang ke 21. Juga hari adalah hari ulang tahunku dan hari jadianku dengan yeojachinguku itu yang ke 4 tahun. Aku berada di taman bersama yeojaku ini biasa kami merayakan hari jadi kita juga ulang tahunku.
          “Saengil chugha hamnida, saengil chugha hamnida, saranghaneun uri Seung Ho, saengil chugha hamnida. Selamat ulang tahun jagiya” dia menyanyikan sebuah lagu happy birthday padaku kemudian setelah itu dia memelukku.
          “Gomawo jagiya” sambutku.
          “Cheonmaneyo” ucapnya.
          Ooo iya nama yeojachinguku ini adalah Kim Moon Joo tapi dia biasa di panggil Seo Woo aneh bukan.
Seung Ho P.O.V End.
Seo Woo P.O.V
          “Jagiya” aku panggil namjachinguku itu, dia menoleh ke arahku dengan senyum yang mengembang. Minam.
          Aku berjalan kearahnya dengan membawa sekotak kue tart, karena hari ini adalah hari ulang tahunnya sekaligus hari jadi kami yang ke 4 tahun. Kami biasa merayakannya di taman ini.
          “Saengil chugha hamnida, saengil chugha hamnida, saranghaneun uri Seung Ho, saengil chugha hamnida. Selamat ulang tahun jagiya” aku menyanyikan lagu happy birthday untuknya kemudian kupeluk dia.
          “Gomawo jagiya” ucapnya.
          “Cheonmaneyo” jawabku.
          Setelah acara tiup lilin dan potong kue, kami memang terbiasa berjalan-jalan. Aku berjalan dengan menggandeng tangannya. Berjalan di Myeongdong saat sore hari memang sungguh romantis. Kemudian langkahku terhenti ketika Seung Ho berhenti dan tidak melanjutkan jalannya.
          “Ada apa jagiya?” tanya ku.
          “Saranghae, aku ingin melamarmu maukah kau menjadi istriku?” jawabnya dengan tanya. Apa aku tidak salah mendengar malam ini dia melamarku dan ingin aku menjadi istrinya betapa senang hatiku. Aku terdiam sejenak kemudian aku angkat bicara.
          “Ne” jawabku.
Seo Woo P.O.V End.
Seung Ho P.O.V
          Saat berjalan-jalan di Myeongdong aku menghentikan langkahku dia pun ikut menghentikan langkahnya. Dia menghapapku dengan begitu cemas.
          “Ada apa jagiya?” tanyanya.
          “Saranghae, aku ingin melamarmu maukah kau menjadi istriku?’ jawabku dengan tanya. Dia hanya diam seraya berpikir kemudian pun membuka mulutnya.
          “Ne” jawabnya. Ya itulah jawabannya ‘Ne’ aku sudah melamarnya dan akan aku bicarakan kepada kedua orang tuaku dan meminta restu untuk menikahinya.
          Rencana ini sudah aku siapkan sejak dua hari yang lalu. Aku sudah siapkan cincin untuk aku sematkan di jari manisnya saat pengucapan janji di gereja nanti. Dia tersenyum kemudian aku ajak dia kerumahku untuk bertemu dengan kedua orang tuaku.
[♥ sesampainya di rumah ♥]
          Aku persilahkan Seo Woo duduk di ruang tengah kemudian aku panggil kedua orang tuaku. Setelah kami sudah berkumpul, aku ceritakan rencana pernikahanku dengan Seo Woo. Awalnya kedua orang tuaku menolak tapi setelah aku bujuk berulang kali akhirnya mereka mengijinkan pernikahanku dengan Seo Woo. Acara pernikahanku dan Seo Woo akan di selenggarakan bulan depan.
Seung Ho P.O.V End.
Author P.O.V
          Waktu berjalan begitu cepat, semua persiapan pernikahan telah di persiapkan. Akhirnya acara pun dilaksanakan. Acara yang bertemakan Silver ini sangat bernuansa mewah. Di dinding gedung terdapat bunga-bunga palsu berwarna silver, alunan musik klasik menyatu kedalam ruangan, para undangan telah hadir memenuhi gedung acara.
          Acara berlangsung cukup meriah, tidak dengan kedua orang tua Seung Ho yang hanya duduk terdiam tanpa melakukan apapun. Seo Woo memang sudah tidak memiliki orang tua, kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Jadi pada acara pernikahannya tidak ada yang mendampinginya hanya kedua orang tua Seung Ho.
          Akhirnya acara pun selesai semua undangan pergi meninggalkan ruang acara. Seung Ho, Seo Woo, dan kedua orang tua Seung Ho pulang kembali ke rumah. Dan pada malam ini Seo Woo tinggal di rumah Seung Ho dan resmi menjadi anggota keluarga Hosung ya itu nama keluarga Seung Ho.
          Sekian berjalannya waktu dan pernikahan Seung Ho dan Seo Woo juga berjalan dengan baik. Hanya Seo Woo tidak akrab dengan kedua orang tua Seung Ho *kasihan banget dehh Seo Woo*. Waktu terus saja berjalan, mungkin hanya satu cara yang bisa membuat Seo Woo akrab dengan kedua mertuanya itu mungkin dengan dia hamil itu akan merubah suasana.
[♥ 1 tahun kemudian ♥]
          Sudah 1 tahun pernikahan Seung Ho dan Seo Woo tapi mereka belum juga di karuniai seorang anak. Kedua orang tua Seung Ho sudah resah karena mereka belum juga mendapat cucu.
          “Sudah 1 tahun kalian menikah tapi kalian belum memberikan ku seorang cucu, bagaimana kalian ini, anak ku hanya satu-satunya dan hanya anak dari dialah yang akan meneruskan keluarga Hosung” bentak Ny. Yoo.
          “Ommoni mianhae kami sudah bersusah payah” jawab Seo Woo.
          “Bagaimana berusaha kau memasak saja belum bisa” kata Ny. Yoo lagi. Ya Seo Woo memang tidak bisa memasak setiap kali mencoba memasak hasilnya akan sangat tidak enak.
          “Mianhae” ucap Seo Woo lirih.
          “Sudahlah aku sudah lelah” ucap Ny. Yoo seraya pergi meninggalkan Seo Woo di ruang keluarga.
Author P.O.V End.
Seo Woo P.O.V
          “Sudah 1 tahun kalian menikah tapi kalian belum memberikan ku seorang cucu, bagaimana kalian ini anak ku hanya satu-satunya dan hanya anak dari dialah yang akan meneruskan keluarga Hosung” bentak ommoni padaku.
          “Ommoni mianhae kami sudah bersusah payah” jawabku.
          “Bagaimana berusaha kau memasak saja belum bisa” kata ommoni dengan nada sedikit meninggi. Ya aku memang tidak bisa memasak setiap kali mencoba memasak hasilnya akan sangat tidak enak.
          “Mianhae” ucapku lirih.
          “Sudahlah aku sudah lelah” ucap ommoni seraya pergi meninggalkan ku yang masih diam mematung dan memikirkan perkataan ommoni yang tadi di ruang keluarga.
          Harus apa aku ini, aku bukanlah seorang anae yang baik untuk Seung Ho dan keluarga ini. Aku tidak bisa memberikan seorang anak untuk keluarga ini jangankan untuk memberikan seorang anak untuk memasak saja aku belum bisa. Aku takut Seung Ho akan berpindah kelain hati dan melupakanku. Aiiisshhh… kenapa aku berfikiran seperti itu aku tahu Seung Ho takkan melakukan hal itu karena dia sangat mencintaiku. Saranghae yeobo~ya…
Ting Tong…. *ceritanya suara bel rumah*
          Bel rumah berbunyi sepertinya ada tamu. Aku berjalan menuju lantai dasar karena semua pembantu sepertinya sibuk jadi biarlah aku yang membukakan pintunya. Kubuka pintu itu, di depan telah berdiri seorang yeoja cantik berambut panjang lurus tengah berdiri dengan senyum mengembang.
          “Annyeong” sapanya.
          “Annyeong, nuguseyo?” tanya ku dengan senyum.
          “Jonen Park Ji Yeon imnida, aku putri teman lamanya keluarga Hosung” jawabnya dengan senyum seraya membungkukan badannya. Senyumnya sangat manis neomu yehpeo Ji Yeon~shi.
          “Jonen Seo Woo imnida, aku beoblyul Ny. Yoo” balas ku seraya membungkukan badanku.
          “Beoblyul?” tanya nya heran.
          “Ne aku anae Seung Ho” jawabku. Tampaknya wajahnya berubah setelah mendengar bahwa aku adalah anae Seung Ho.
          “Wae?” tanyaku memastikan kenapa wajahnya berubah seketika.
          “Aniya, bisa aku bertemu dengan Yoo ahjumma” katanya dengan senyumnya yang terasa dipaksakan.
          “Ohh iya silahkan masuk” aku mempersilahkannya masuk dan duduk di ruang tamu.
Seo Woo P.O.V End.
Ji Yeon P.O.V
          Aku baru saja pulang dari Amerika setelah 6 tahun menetap disana, sekarang aku kembali ke Korea dan orang tuaku berkata selama di Korea aku dapat tinggal di kediaman keluarga Hosung. Mendengar perkataan itu dari kedua orang tuaku aku sangat senang karena aku dapat bertemu dengan kerabat lama juga teman lamaku.
          Setelah sampai di Korea aku menaiki taxi untuk menuju rumah keluarga Hosung yang sepertinya mereka belum pindah rumah dari dulu hingga sekarang. Bagaimana ya dengan rumah itu dan tamannya sekarang apa masih seperti dulu? Juga bagaimana dengan sifat orang-orang yang ada disana apakah sifatnya sudah berubah atau tetap sama seperti dulu?. Banyak sekali pertanyaan yang terngiang di otakku. Aku tidak sabar sekali.
          Akhirnya sampai juga, aku menekan bel rumah yang berada di samping kanan ku. Beberapa detik kemudian seorang yeoja cantik membukakan pintu untukku. Aku sapa dia.
          “Annyeong” sapaku.
          “Annyeong, nuguseyo?” tanya yeoja itu.
          “Jonen Park Ji Yeon imnida, aku putri teman lamanya keluarga Hosung” jawabku sera membungkukan badan ku.
          “Jonen Seo Woo imnida, aku beoblyul Ny. Yoo” sahutnya memperkenalkan diri. Yang membuatku tidak percaya pengakuannya yang mengatakan kalau yeoja ini beoblyul di rumah ini dan berarti dia anae Seung Ho.
          “Beoblyul?” terlintas pertanyaan spontan itu dari mulutku.
          “Ne aku anae Seung Ho” jawabnya yang membuat wajahku berubah.
“Wae?” tanyanya.
          “Aniya, bisa aku bertemu dengan Yoo ahjumma” kataku akhirnya dengan senyum yang kupaksakan.
          “Ohh iya silahkan masuk” dia mempersilahkanku masuk dan duduk di ruang tamu. Suasananya masih seperti dulu.
          Yeoja itu menaiki tangga menuju lantai dua untuk memanggilkan Yoo ahjumma. Beberapa menit kemudian seorang yeoja paruh baya yang sangat ku kenal menuruni tangga. Dia tersenyum padaku aku pun membalas senyumannya itu. Ya dia Yoo ahjumma.
          “Ahjumma” panggilku seraya berdiri dan menghampirinya.
          “Ji Yeon~nna, kapan kau tiba di Korea?” tanya Yoo ahjumma.
          “Baru saja, setelah turun dari pesawat dan mengambil barang-barangku aku langsung memesan taxi untuk kesini, bukankan eomma sudah bilang kalau aku akan tinggal disini?” jawabku.
          “Iya eomma mu bilang kau akan pulang ke Korea, daripada kau harus tinggal di hotel lebih baik tinggal disini” ujar Yoo ahjumma.
          “Gomawo ahjumma, apa ahjussi masih di kantor?” tanyaku.
          “Ye bersama Seung Ho” jawab Yoo ahjumma.
          “Seung ho~shi bekerja di kantor?” tanyaku heran.
          “Ye dia sangat susah sekali disuruh ke kantor, hahaha” jawab Yoo ahjumma dengan tawa. Aku sambung tawanya itu.
          “Ahjumma, na baegopa” ujarku.
          “Jincha?” tanyanya khawatir.
          “Ne” jawabku manja.
          “Ayo sekarang kau harus makan” ucap Yoo ahjumma.
          Ku habiskan makanan itu. Setelah itu aku bercerita banyak dengan Yoo ahjumma. Di samping obrolan kami ternyata ada yang melihat kami berdua dari jauh ya ternyata yeoja tadi siapa namanya tadi, aku terus saja berfikir ohh Seo Woo. Aku panggil yeoja itu agar mendekat dan mengobrol bersama kami berdua.
          “Seo Wo~shi” panggilku. Tampaknya dia tampak kaget, dan Yoo ahjumma juga berubah ekspresi wajah.
          “Ji Yeon~nna sepertinya kita sudah lama tidak berbelanja, ayolah kita berbelanja seelah itu kita ke kantor untuk menemui ahjussi dan Seung Ho” Yoo ahjumma mengalingkan pandanganku atas Seo Woo.
          “Ne ohh iya, memang sudah lama sekali. Ohh ya ahjumma bukankah besok Seung Ho ulang tahun, jadi sepulang berbelanja kita tak usah ke kantor karena kedatangan aku ini akan menjadi hadiah ulang tahunnya dariku, eotteohge?” usulku.
          “Oo iya benar juga kau, ya sudah ahjumma siap-siap dulu ya” gumam Yoo ahjumma.
Ji Yeon P.O.V End.
Seo Woo P.O.V
          Aku dengarkan semua yang ommoni obrolkan dengan Ji Yeon dan sepertinya ommoni sangat senang akan kedatangan Ji Yeon. Aku tak pernah melihat ommoni selembut itu padaku juga tersenyum seperti itu padaku seperti yang ia lakukan tadi pada Ji Yeon.
          Ingin sekali aku rasanya menjadi Ji Yeon dapat seakrab itu dengan ibu mertuaku. Apakah dia juga akrab dengan abonim dan Seung Ho. Tahulah, sekarang mereka berdua akan berbelanja dan besok Seung Ho akan ulang tahun yang ke 22. Ji Yeon berkata kedatangannya akan menjadi hadiah ulang tahun untuk seung Ho. Bagaimana ini Ji Yeon memang gadis cantik dan baik, bahkan saat mengetahui aku mengupingnya tadi dia memanggilku agar bergabung bersama mereka berdua. Sungguh yeoja yang baik.
Seo Woo P.O.V End.
*************************To Be Continue******************
Bagaimana dengan kelanjutannya?
Tunggu di chapter 2
coment** org baik pasti coment, klo gk coment brarti org jahat. Krena udh baca dari awal hingga akhir ehh gk coment brarti tu org jahat, hehehehe :D

[Pics] Hadiah Ulang Tahun untuk Jonghyun dari OIAM

16 Apr

huh sumpah chingu mewah banget…. hadiah ulang tahun dari OAIM (One In A Million) yang diberikan pada Jonghyun bener2…. klop deh….. check it out~

mian ya chingu~ berhubung buru2 mau les udah jam segini jadi piku2 selanjutnya aku kasih di galeri ya-^^- Baca lebih lanjut

110415 Hangeng Memenangkan ‘Mainland Most Popular Male Singer’

16 Apr

Pada 15 April 2011 aka kemarin Hangeng telah memenangkan sebuah penghargaan berupa ‘Mainland Most Popular Male Singer’ pada Channel [V] Music Awards. Chukkae oppa-^^-

Buat yang pengen liat videonya

Cre @ yt

Reuploaded / Reshare by 周Lin~진기 a.k.a heachiyoko @ koreanchingu

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31.069 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: