[FF] Let’s Go (Part 2)

4 Jun

Part 1

Let’s Go-Part 2

Cast:

No min woo (Boyfriend)

Jiyeon (T-ara)

Kai (EXO-K)

Jo twins( Boyfriend) as No  Min woo’s  Best friend

Suzy (Miss A)

Sehun (EXO-K) as No Min woo’s Rival

Chanyeol (EXO-K)  as Suzy’s Brother, Jo twins’ Rival ,Sulli’s boyfriend, and Sehun’s Best Friend

Sulli (f(x)) as Kwangmin’s First Love

IU as Jiyeon’s Best Friend

Choi Si won ( Super Junior ) as Jiyeon’s Father

Genre : Music, school, Family, Romance, Comedy

Rating   : T

Author : Miss Queen Bee (VD @fidegyu)

NB          : Ji yeon ganti marga jadi Choi..  Chanyeol, Sulli, ama Suzy belum keluar ya..

Part2-Struggle

                Suara tempat sampah di tendang terdengar dari sela apartemen itu. Aku langsung berdiri dan melihat keadaan di sana lagi. Aigoo!! Mereka berdua di pukuli oleh komplotan itu!

“ Mengapa kau kemarin kabur,Hah!!” kata salah satu dari komplotan itu pada namja brengsek itu.

“ Ah.. Mianheo.. Aku malas meladeni orang seperti kalian. Boss mu mana?? Ahaha.. Pasti tak berani menemuiku kan?” katanya dengan sinis.

Mereka memukulnya lagi. Dia tetap diam saja dan tak membalas. Aduh bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan?? Menolong mereka? Ya!!Menolong mereka

                “STOP!!!!!” teriakku

No Min woo POV
“STOP!!!!!”

Suara yeoja berteriak mengalihkan pandanganku. Tak Cuma aku saja, tapi yang lainnya. Aku seperti mengenal Yeoja itu. Aku menyipitkan mataku untuk mengingat siapa dia.

*Flash back*

“ Ya!! Youngmin-ah!! Untuk apa kau menolong yeoja kayak ahjumma-ahjumma itu?? Kita harus pergi dari sini sebelum mereka datang.” Seru namja itu.

“ Ya!! Apa yang kau bilang!!”

                “ malas meladenimu.. Kajja, Youngmin-ah”

*Flash back end*

Oh iya dia si Ahjumma itu. Untuk apa dia ke sini?? Astaga dia babo!! Bagaimana kalau dia di ganggu!! Komplotan geng itu mendekati Si ahjumma itu. Dia sepertinya mau menggodainya

“ Aigoo.. Ada yeoja yang cantik nih.. Aigoo.. Apa dia yeojachingul kalian. Aigoo.. Kalian pintar sekali bisa mendapatkan yeojachingul sepertinya.” Kata mereka. Dia terlihat sangat  ketakutan. Aku langsung berlari menuju mereka tapi sebelum aku menghajarnya, Si Ahjumma itu sudah memukul mereka dan membanting mereka semua. Aku tertegun melihatnya. Sepertinya dia belajar karate. Mereka semua pergi  ketakutan karena Yeoja itu. Dia menepuk kedua tangannya dan dia berlari ke arah ku. Salah. Bukan aku, tapi Youngmin.

“ Gwenchanaeyo?” katanya dengan nada khawatir padanya. Aku melihat mereka, Yeoja itu mengeluarkan sapu tangan yang di tasnya dan mengelapkan bibirnya yang berdarah.

“ Nan Gwenchana.. Kau tak lihat.. Dia lebih parah dariku.” Kata Youngmin sambil menunjuk ke arahku.

Si Ahjumma melihat ke arahku dengan sinis. Lalu dia membalikkan lagi dan berbicara pada Youngmin.

“ Untuk apa aku menolong orang menyebalkan seperti dia!!” katanya dengan kesal. Rupanya dia masih jengkel dengan kejadian kemarin malam itu. Benar-benar sangat kekanak-kanakan

“ Youngmin. Kajja.. Kita harus pergi dari sini.” Kataku mengajak Youngmin pergi

“ Ne..” jawab Youngmin.

“TUNGUU!!” kata yeoja ahjuma itu..

Kami membalikan wajah kita, aku menyahutnya

“ Whe??” kataku singkat.

“ aku ingin mendiskusikan sesuatu pada kalian.”

“ kami tak ada waktu. “ kataku dengan dingin lalu membalik lagi, Youngmin mengikuti ku.

                “ AKU AKAN BERI KALIAN MAKAN GRATIS!! MOHON KALIAN MAU BERBINCANG-BERBINCANG DENGANKU.”

Jiyeon POV

Akhirnya mereka mau setelah aku tawari mereka makan. Aku mengajaknya makan di warung daging. Mereka berdua makan dengan lahap.

“ Nan Choi Ji yeon imnida. Aku ingin membincangkan suatu hal.” Kataku.   Aku berbicara tentang hal aku ingin mengajak mereka ke perusahan entertaiment appaku panjang lebar.

“ Bagaimana?” kataku pada mereka.

Mereka tetap makan daging mereka.  Tak menghiraukanku.

“ Youngmin-ah.. aaaaaa” kata Namja menyebalkan yang bernama Min woo sambil menyuapi Youngmin daging.

“ Aaaaa…” balas youngmin sambil membuka mulutnya. Min woo tertawa-tawa dan begitu juga Youngmin.

Aku benar-benar tak dapat menahan emosiku. Bagaimana aku ngomong panjang lebar tapi mereka tak menghiraukanku??

“ YA!!! Kalian dengar tidak sih kataku!!” kataku tiba-tiba mendobrak meja.

Mereka sepertinya terlihat kaget. Lalu min woo memasang muka dinginnya lagi.

“ Kami nggak akan mau ikut tawaran mu yang konyol itu. Kajja, Youngmin” katanya sambil beranjak pergi dan meninggalkanku. Youngmin hanya ikut saja seperti anak buahnya.  Aku langsung beranjak berdiri lalu berlari ke depan Min woo

“ Mohon kau .. Untuk menyelamatkan hidupku..Please.” kataku sambil memasang puppy eyes.  Min woo memberhentikan langkahnya. Lalu dia mendekatkan wajahnya ke arahku. Dia menatapku lekat-lekat. Glek! Apa yang mau dia lakukan??

“ Apa hubungannya denganku?” katanya dengan dingin. Lalu dia pergi begitu saja dari hadapanku.

                “ YA!! Walau sekarang kau menolak, Aku akan membuat kau setuju!!” seruku padanya. Dia tetap berjalan tak menghiraukanku. Huh! Dasar namja brengsek! Aku sebenarnya malas untuk mengajaknya. Tapi, dia sangat berbakat dan aku tahu itu saat aku melihat gerik-gerik tarinya itu. Bukan penari biasa. Kalau dia tak ada bakat seperti itu, Aku tak akan mengejarnya sampai seperti ini.

                Aku  masih gigih untuk membujuk Min woo. Akhirnya aku memutuskan untuk mengikuti min woo dari belakang untuk mengetahui dimana rumahnya. Aku  berjalan seperti stalker dan mengikuti Min woo dari belakang. Min woo berkali-kali memiliki firasat bahwa dia di ikuti. Tapi, dia selalu tak berhasil menemukanku. Dia bergegas langsung memasuki rumahnya.  Aku mencatat alamat rumah min woo. Rumah min woo sangat sederhana. Malah terlalu sederhana. Dia tinggal di sebuah rumah yang sudah sangat tua dan tempat nya sangat kumuh. Sangat menjijikan. Bagaimana dia bisa tinggal di tempat seperti ini. Kalau aku pasti sudah tak tahan. Baiklah besok aku akan menemuinya. Bagaimana pun juga harus menemuinya. Hwaiting Jiyeon-ah!

No Min woo POV

Pagi-pagi aku terbangun oleh bau daging. Bau dari manakah ini? Apa ibu membelinya? Bukankah mahal sekali. Pasti dia beli karena dia tahu aku sangat menyukai daging. Aku langsung beranjak bangun dari kasurku yang ada di lantai dan membuka pintu kamar. Senyumanku karena mencium bau daging pudar ketika aku melihat seorang yeoja yang sangat aku kenal duduk di depan eommaku.

“ Min woo-ah.. Ada chingulmu datang.. Dia membelikan kita daging.aigoo dia cantik sekali. Kenapa kau tak pernah memberi tahu kau punya teman secantik dia.” Kata eommaku kepadaku. Dia tersenyum-senyum dan dia juga senyum padaku. Huek! Bikin ku ingin muntah saja. Apa sih yang dia inginkan sampai-sampai dia segitunya mengejarku seperti ini

“ Eomma.. aku dan orang ini keluar dulu ya.. “ kataku pada eomma..

“ Kenapa tidak bicara di dalam??” tanyanya heran

“ Tak apa-apa. Nanti aku kembali lagi.” Kataku pada eomma ku. Aku menariknya keluar dari rumahku dengan agak paksa.

“ ya! Tanganku sakit!” katanya padaku.

“ Mau apa kau kesini?” tanyaku dengan dingin.

“ Aku Cuma butuh pertolonganmu!! Please jadilah anggota entertaiment kami. Aku sangat butuh bantuanmu…” katanya kepadaku.

“ Sampai matipun aku tak akan menerima tawaranmu!!!” kataku kepadanya. Aku langsung pergi kembali ke rumah. Dia? Peduli amat..

Author POV

                Jiyeon tak lelah.Dia terus gigih membujuknya.Dari hari kedua, ketiga, keempat, kelima dia berusaha menemuinya. Saat Min woo sedang membeli makanan pun sampai dia mengikutinya. Tapi sampai hari kelima dia sama sekali tidak mendapatkan pertolongan dari Min woo. Sampai hari ke enam dia tidak menemui Min woo lagi. Dia Putus asa. Min woo keluar rumah, tapi tak ada suaranya yang memohon padanya. Min woo agak merasa aneh terhadap Ji yeon. Mengapa tiba-tiba dia berhenti gigih mengejarnya.

Min woo POV

Hari ini dia tak datang ke rumahku. Aneh.. Apa dia menyerah? Baguslah kalau begitu.. Malah aku merasa tenang tak di ganggunya. Aku pergi kepasar untuk membeli barang-barang yang di butuhkan eomma. Saat di perjalan mataku terhenti ketika aku melihat  yeoja duduk di sebuah taman. Aku kenal yeoja itu. Dia Jiyeon. Dia terlihat sangat murung. Tak seperti biasanya. Pandangannya kosong seperti tak ada harapan lagi. Tunggu.. dia membawa pisau di tangannya. Jangan-jangan !  Apa dia mau bunuh diri??!! Dia benar-benar gila!!

“ YA!! Apa kau gila???” kataku sambil menyingkirkan pisau yang ada di tangannya. Dia tertunduk Lalu menangis. Aku tak tahu apa yang harus aku perbuat.

“ ya..Yaa.. mengapa kau menangis?” tanyaku agak canggung.

“ aku sudah tak bisa hidup lagi… Appa besok akan mengusirku.. Aku belum menemukan anggota yang bisa ku calonkan jadi anggota entertaiment ayah ku.” Katanya sambil terisak-isak.

Saat melihatnya menangis. Entah mengapa hatiku menjadi luluh. Menjadi merasa iba padanya. Apa benar appa nya begitu kejam padanya. Aku pikir dia bisa mengusir anaknya karena ada alasan tertentu. Dia terlihat sangat kusut. Aku tahu perjuangannya mengejarku supaya aku bisa ikut dengannya

                “ Araso.. aku mau ikut menjadi anggota entertaiment appa mu” kataku membuyarkan kesunyian.

Jiyeon POV

“ Araso.. aku mau ikut menjadi anggota entertaiment appa mu” katanya membuyarkan kesunyian. Dia mau?? Oh Tuhan!!

“ Jinjja yo??” tanya ku sambil berhenti menangis

“ Tapi ada syaratnya..”

TBC

Tentang iklan-iklan ini

16 Tanggapan to “[FF] Let’s Go (Part 2)”

  1. iineey 5 Juni 2012 at 8:05 PM #

    Seruuuuuuuuu….
    Let’s goo lanjut ke part 3
    ^^

  2. Fikha Fikha 4 Juni 2012 at 2:49 PM #

    di tnggu part 3nya :D

  3. Dear dHiyah 4 Juni 2012 at 1:57 PM #

    syarat ??
    apa ?? nikah sma kmu oppa ?? OK
    ayo kt langsung k KUA *bLetakk!!!stress!*

Trackbacks/Pingbacks

  1. [FF] Let’s Go (Part 14) « Korean Chingu - 18 Oktober 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part 9B | Part 10 | Part 11 | [...]

  2. [FF] Let’s Go (Part 13) « Korean Chingu - 23 September 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part 9B | Part 10 | Part 11 | [...]

  3. [FF] Let’s Go (Part 12) « Korean Chingu - 9 September 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part 9B | Part 10 | Part [...]

  4. [FF] Let’s Go (Part 11) « Korean Chingu - 2 September 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part 9B | Part [...]

  5. [FF] Let’s Go (Part 10) « Korean Chingu - 19 Agustus 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part [...]

  6. [FF] Let’s Go (Part 9B) « Korean Chingu - 5 Agustus 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part [...]

  7. [FF] Let’s Go (Part 9A) « Korean Chingu - 29 Juli 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part [...]

  8. [FF] Let’s Go (Part 8) « Korean Chingu - 22 Juli 2012

    [...] Let’s Go (Part 8) Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part [...]

  9. [FF] Let’s Go (Part 7) « Korean Chingu - 15 Juli 2012

    [...] Let’s Go (Part 7) Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part [...]

  10. [FF] Let’s Go (Part 6) « Korean Chingu - 1 Juli 2012

    [...] Let’s Go (Part 6) Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part [...]

  11. [FF] Let’s Go (Part 5) « Korean Chingu - 24 Juni 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part [...]

  12. [FF] Let’s Go (Part 4) « Korean Chingu - 19 Juni 2012

    [...] Let’s Go (Part 4) Part 1 | Part 2 | Part [...]

  13. [FF] Let’s Go (Part 3) « Korean Chingu - 10 Juni 2012

    [...] Part 1 | Part 2 [...]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31.067 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: