[FF] Let’s Go (Part 7)

15 Jul

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6

Let’s Go-Part 7

Cast:

No min woo (Boyfriend)

Jiyeon (T-ara)

Kai (EXO-K)

Jo twins( Boyfriend) as No  Min woo’s  Best friend

Suzy (Miss A)

Sehun (EXO-K) as No Min woo’s Rival.

Chanyeol (EXO-K)  as Suzy’s Brother, Jo twins’ Rival ,Sulli’s boyfriend, and Sehun’s Best Friend

Sulli (f(x)) as Kwangmin’s First Love

IU as Jiyeon’s Best Friend

Choi Si won ( Super Junior ) as Jiyeon’s Father

Im Yoon-ah (SNSD) as Min woo’s Mother

Genre : Music, school, Family, Romance, Comedy

Rating   : T

Author : Miss Queen Bee (VD @fidegyu)

NB          : Ji yeon ganti marga jadi Choi..

Part 7 | Fire!

Author POV

Jiyeon dan Min woo telah di daftarkan Presdir Choi ke SOPA. Presdir Choi rupanya sudah menyiapkan peralatan yang harus mereka bawa untuk sekolah. Semua itu di ringkas dalam sebuah tas besar. Min woo mendapat handphone genggam dari Presdir. Dia sangat terkejut.

“ Maaf, Presdir Choi. Apa benar ini untuk saya?” katanya dengan polos.

“ Tentu saja, handphone ini di gunakan untuk mempermudahmu bisa menghubungi Jiyeon dengan baik. Handphone itu sudah di lengkapi dengan nomor Jiyeon. Kau hanya perlu menekan angka 1 untuk menelepon Jiyeon.”

Jiyeon POV

KRING!!! KRING!!!

Lagi-lagi bunyi jam wekerku berbunyi. Aku yang masih setengah sadar meraba-raba meja di sebelahku dengan tangan. Ku ambil jam itu dan ku matikan alaramnya. Ku lihat sudah jam berapa sekarang. Pukul 7 tertera di jam itu. Jam 7… JAM 7???!!!

“ AIGOO AKU TERLAMBAT!!!!” seruku secara reflek. Aku harus menjemput Min woo dan sekarang aku terlambat menjemputnya. Aku lupa hari ini adalah hari aku mulai sekolah di sebuah sekolah yang sebenarnya tak pernah kuminati jurusannya. Lalu, yang lebih menyebalkan lagi, Hari ini hari pertamaku harus menjadi manager untuk Min woo!! Ku lirik handphoneku. Tak ada miscall dari siapapun. Aneh? Kenapa Min woo tidak menghubungiku, Sementara dia tahu bahwa dia sudah terlambat. Aku mengetik nama No Min Woo untuk mencari nomornya di handphoneku yang baru saja kemarin aku memintanya. Aku memencet tombol hijau yang ada di handphone ku.

“ Yoboseyo..” Suara namja yang sangat ku kenal mengangkat teleponku.

“ Ya.. No min woo.. Mianhae.. Aku terlambat bangun.” Kataku padanya dengan nada yang panik.

“ Aku sudah berangkat bersama Youngmin. Jadi kau tak perlu berkata “Mian” padaku.” secara singkat dia langsung mematikan telepon dariku.

“ Ya!! Yoboseo.. ya!!  Bagaimana bisa dia sekejam itu?Jinjja!!”

000

Author POV

Hari ini adalah hari yang dilaksanakan MOS untuk siswa baru di SOPA. Panitia MOS sudah berdiri didepan gerbang. Salah satunya Namja tinggi dan ceking itu sudah menunggu di depan gerbang untuk menyuruh siswa baru cepat-cepat memosisikan dirinya. Min woo, Youngmin dan Kwangmin datang bersama. Min woo dan Youngmin berjalan memasuki gerbang duluan. Tetapi Kwangmin terhenti setelah melihat namja tinggi dan ceking itu sambil menyipitkan mata.

“ Kau??” kata Kwangmin sambil melihat ke arah Namja itu. Namja bermata besar itu terlihat bingungmelihat kelakuan aneh Namja di depannya itu.

“ Oppa!!” panggil seorang yeoja dari belakang Kwangmin. Kwangmin menoleh ke belakang. Ada seorang Yeoja yang sangat dia kenal. Yeoja itu kaget saat melihat rupanya Kwangmin juga ada disini.

“ Jo Kwangmin?” kata yeoja itu padanya “ Ternyata kau juga sekolah di sini?” tambahnya dengan senyum yang lebar. Kwangmin masih bengong dan tak bisa berbicara.

“ Chagiya? Siapa namja ini?” tanya namja tinggi itu dengan suara beratnya itu. Yeoja itu tersenyum.

“ Dia teman lamaku. Teman SMP.” Kata Yeoja itu. Kwangmin masih membatu dan tak bisa berkata apa-apa. Dia hanya memandang pasangan mesra di depannya dengan pandangan kosong.

“ Kwangmin-ah. Perkenalkan. Dia Namjachinguku, Park Chanyeol. Chagiya..  Dia Jo Kwangmin.” Kata Yeoja itu sambil tersenyum ramah.

Chanyeol tersenyum ke arah Kwangmin dan memperlihatkan baris giginya yang sangat putih. Dia menyodorkan tangan kanannya di depan Kwangmin.

“ Park Chanyeol-imnida.” Kata namja itu dengan suara beratnya.

“ Jo Kwangmin-imnida.” Balas Kwangmin terhadap namja yang di depannya.

Ya.. Yeoja itu Sulli. Cinta Pertama Kwangmin. Yeoja yang membuat Kwangmin tak bisa menari dan Rap. Dan juga Namja di depannya, Park Chanyeol. Yang membuatnya sakit hati.

“ Sulli-ya.. Aku masuk duluan.” Kata Kwangmin pada Sulli. Sulli mengangguk pertanda dia mengerti apa yang di katakan Kwangmin. Kwangmin berjalan dengan wajah kesal.

“ Mengapa harus bertemu dengannya lagi?” Gumamnya dengan pelan.

000

Min woo POV

Aku memposisikan diriku sebagaimana aku harus memposisikan diri sebagai siswa yang harus di MOS. Aku berdiri di samping Youngmin. Di samping kanan, ada seorang yeoja yang baru saja aku mengenalnya. Ya, Dia Suzy. Dia tersenyum kearahku. Ternyata dia diterima. Tentu saja. Secara, dia memiliki bakat menyanyi yang terbilang luar biasa dan wajah yang begitu cantik dan menawan. Dia juga tersenyum ke arah Youngmin. Tetapi, Youngmin tak membalas senyumannya itu. Aku melihat kekiri dan kanan mencari seseorang yang ku sebut “Ahjumma”

“ Mengapa dia belum datang juga? Ini sudah sangat terlambat.” Gumamku dengan pelan. Panitia MOS sudah datang dan melihat barisan anak yang di MOS. Mataku terbelalak ketika aku melihat seorang namja yang sangat ku kenal. Oh Se hun. Namja yang benar-benar membenciku, Rival bebuyutanku. Tak di sangka lagi, Dia adalah Wakil ketua panitia. Namja itu memasuki ruangan di mana aku harus berbaris. Sebelum dia berbicara banyak kata-kata. Tiba-tiba si “ ahjumma” datang. Dia berlari. Rambut keriting panjangnya itu sangat berantakan. Dia merapikannya di depan Sehun. Sehun seperti menahan ketawa melihat kelakuan si “Ahjumma” ini.

“ Chusunghamnida. Saya terlambat, sunbaenim.” Kata jiyeon sambil tunduk di depan Sehun. Sehun hanya tersenyum melihat sikap Jiyeon.

“ Besok jangan terlambat lagi. Masuk lah kebarisanmu.” Kata sehun sambil tersenyum.

“ cih.. Senyum buaya.” Gumamku.

Jiyeon memasuki barisan di belakangku. Aku melihat sekertaris panitia seperti berbisik-bisik ke arah Sehun. Tapi dia hanya tersenyum. Apa maksudnya itu?

000

Author POV

Tak lama kemudian, Ada seorang namja yang berlari dengan tergesa-gesa. Semua siswa melihat ke arah namja tersebut. Rambutnya yang hitam itu berantakan tak beraturan. Dia berlari menuju Sehun yang berdiri di depan sambil menyilangkan tangannya.

“ Chusunghamnida, Sunbaenim. Saya terlambat.” Kata Kai sambil menunduk di depannya.

“ Kau tak lihat. Kau terlambat 15 menit. Ini adalah sebuah kesalahan fatal.. huh?” kata Sehun sambil tersenyum setan.

“ chusunghamnida, Sunbaenim.” Ucap Kai sekali lagi padanya.

“ Cih… Enak sekali hanya berkata maaf.” Katanya sambil memukul kepalanya dengan tangannya.

“ Ya.. Jangan kasar Sehun-ah.” Tegur Chanyeol padanya. Tapi Sehun tak menggubris perkataan sahabat karibnya itu.

“ Sekarang Push-up 20 kali baru kau boleh memasuki barisan.” Perintah Sehun kepada Kai.

“ Chakamman, Sunbaenim!!” teriak salah satu siswi yang ada di barisan. Siswi itu adalah Jiyeon.

“ Waeyo?” kata Sehun terhadapnya.

“ Bagaimana bisa Sunbae tidak adil seperti ini!! Aku terlambat tetapi kau tak menghukumku. Sedangkan dia terlambat, kau harus menghukumnya!! Jika dia di hukum, aku harus dihukum juga!” kata Jiyeon terhadap Sehun. Sehun hanya mengecih saja melihat yeoja yang begitu berani berkata kata itu padanya. Jiyeon maju ke depan. Dia meraba-raba kepala Kai. Di mana dia di pukul oleh sehun.

“ Gwenchana?” kata jiyeon dengan pelan.

“ Gwenchana.” Jawab Kai.

Jiyeon mengajak Kai untuk push up bersama. Semua siswa tertegun melihat kebaikan hati Jiyeon yang begitu peduli dengan temannya bahkan para sunbae pun sangat kagum pada Jiyeon yang begitu baik hati. Sehun juga kagum dengan kebaikan hati Jiyeon. Min woo yang di dalam barisan itu juga tak menyangka bahwa Jiyeon ternyata orang yang begitu peduli dengan orang lain.

“ Ya, Min woo-ya.. Apa Jiyeon berpacaran dengan Kai?” tanya Youngmin di sebelahnya.

“ Mollayo.. Kalau mereka pacaran juga bukan urusanku.” Kata Min woo dengan cuek.

Min woo melihat Jiyeon yang begitu perhatian dengan Kai membuatnya kagum dan juga sebal dengan Jiyeon. Kagum karena dia membantu teman. Tetapi dia sebal juga dan dia tak tahu alasan mengapa begitu menyebalkan Jiyeon begitu akrab dengan Kai. Sementara mereka berjalan menuju barisan, Min woo terus memperhatikan mereka berdua. Suara berat seorang namja yang terbilang ketua panitia itu memanggil nama namja yang terus memperhatikan dua pasangan yang terlambat itu. Tetapi namja memiliki nama lengkap No Min woo itu tak menyahut dan tak mendengar bahwa nama nya itu telah di panggil berkali-kali oleh ketua panitai bernama Park Chan Yeol itu.

“ NO MIN WO!!”

Min woo kaget mendengar sahutan dari Ketua MOS itu dan Dia menatap ketua panitia dengan tatapan malas.

“ Mian.” Singkat Min woo terhadap Chanyeol.

“ YA!! Neul!! KAU TAK TAHU SEDANG BERBICARA DENGAN SIAPA?? HAH!! ”kata salah satu panitia MOS tidak menerima tindakan Min woo yang sangat tidak hormat pada Chanyeol. Chanyeol berusaha  mencegah orang itu hendak menghajar Min woo. Dari situ Min woo tahu bahwa Chanyeol adalah orang yang panjang ususnya alias Sabar.

“ Mengapa kau tadi melamun melihat mereka berdua?” kata Chanyeol sambil menunjuk ke arah Kai dan Jiyeon. Sementara mereka bingung. Min woo menggigit ujung bibirnya panik. Bagaimana orang di depannya ini tahu dia memperhatikan mereka pikirnya dalam hati.

“ BWAHAHAHAHA…”

Hanya ada suara tawa Chanyeol yang terdengar. Semua murid diam, begitu juga panitia hanya diam. Melihat keadaan tersebut dia kembali diam dan berdeham.

“ Ya sudah kalau begitu. Perhatikan kami. Jangan iri pada pasangan serasi seperti mereka.” Kata Chanyeol pada Min woo sambil menepuk bahunya. Min woo mendesis dan berbicara pelan

“ Siapa yang iri melihat mereka? Cih..” ucap Min Woo dengan pelan.

Chanyeol kembali ke posisinya dan menjelaskan beberapa hal untuk MOS. Sulli, pacarnya terus memperhatikan namjanya yang sedang berbicara. Sedangkan Kwangmin memperhatikan Sulli dari kejauhan dengan tatapan yang begitu hancur. Suzy, Dia memperhatikan mantan namjachingunya yang sekarang begitu dingin padanya. Saat Suzy mengalihkan pandangannya, Youngmin balik melihat Mantan yeojanya itu dengan tatapan rindu yang mendalam. Tapi, tatapan itu tak di buat lama olehnya. Min woo melihat ke arah Suzy sambil tersenyum. Lalu, Kai melihat ke arah Jiyeon dengan senyuman yang penuh arti dan sulit untuk di mengerti. Jiyeon hanya konsentrasi dengan apa yang ada di depan.  Tetapi, ada seseorang yang memecah keseriusan Jiyeon.

“ Jiyeon-ah..” bisik seseorang tepatnya di belakangnya. Jiyeon memalingkan wajahnya kebelakang supaya mengetahui siapa yang memanggilnya. Ternyata yang memanggilnya adalah IU, sahabatnya.

“ IU??? !”

Jiyeon terkejut melihat sahabatnya itu ternyata juga ada di sekolah yang sama dengannya.

“ Bukannya kau akan bersekolah di London? Kenapa kau disini?” tanya Jiyeon pada IU.

“ Mianhae. Aku bohong padamu. Aku sebenarnya ingin menjadi penyanyi. Kurrom.. Kenapa kau disini?” tanya IU pada Jiyeon.

“ Ceritanya panjang. Nanti aku ceritakan padamu.”

“ Otte.. Liat Jiyeon.. Wakil ketua panitia tampan sekali.. Aigoo mengapa dia begitu tampan.” Kata IU terkagum pada Sehun yang sementara dia sedang berbicara.  “Ahh… Aku iri padamu. Dia tersenyum padamu. Ahh.. Kau beruntung sekali. Sepertinya dia tertarik padamu.”  Tambahnya lagi.

“ Apa sih? Tak mungkin lah. Sudah. Perhatikan.” kata Jiyeon pada IU yang begitu berisik itu.

000

Waktu Istirahat sudah tiba. Anak-anak baru yang di sidang selama 3 jam yang lalu akhirnya boleh beristirahat sejenak. Semua anak-anak sudah mengeluh dan merasa lelah karena sebuah siksaan “kecil” yang di buat oleh panitia terhadap mereka.

“Ahh… Lelah sekali.” Kata IU sambil mengelap keringat yang ada di keningnya itu. Jiyeon hanya tersenyum melihat kelakuan sahabatnya itu.  Dari kejauhan Jiyeon melihat Min woo. Dia di kerumuni banyak yeoja . Min woo hanya menanggapi dengan senyuman. Mereka banyak yang menawarkan makanan untuk Min woo . Ada yang mengajaknya jalan-jalan dan lainnya. Itu membuat Min woo agak bingung harus berbuat apa . Tetapi Min woo melihat Jiyeon, sang “manager pribadi” dari kejauhan. Sebuah Ide terlintas di otaknya itu.

“ Jiyeon-ah!!” panggil Min woo terhadapnya.

Jiyeon menanggapi panggilan Min woo. Dia hanya melirik kearahnya. Lalu, Min woo menuju ke tempat di mana Jiyeon berdiri. Semua yeoja yang mengerumuni nya terdiam dan melihat ke arah Jiyeon. Tangan Min woo merangkul tubuh kecil Jiyeon yang membuat Jiyeon shock dan membelalakan matanya ke arah Min woo.

“ Maaf semuanya. Aku harus pergi bersamanya karena dia managerku. Jadi semua yag aku butuhkan harus lewat dia. Mianhamnida.. Gamsahamnida.” Kata Min woo dengan sopan dan membawa Jiyeon pergi dari hadapan yeoja-yeoja yang berada di depan mereka. IU yang di sebelah Jiyeon malah tercengang melihat  Min woo merangkul sahabatnya itu.

000

                “ Ya!! Lepaskan!!” kata Jiyeon kepada Min woo sambil meronta-ronta bermaksud untuk melepaskan dirinya dari rangkulan Min woo.  Min woo membawanya taman belakang sekolah. Sangat sepi. Hanya di temani suara burung dan Kupu-kupu yang bertebrangan hilir mudik mencari bunga-bunga yang kembang. Min woo duduk di kursi bawah pohon rindang di taman itu sambil menyilangkan tangannya dan memangku kakinya.

“ Belikan aku jus jeruk dan roti melon.” Katanya pada Jiyeon

“ Mworago? Kau berani-beraninya menyuruhku??” Kata Jiyeon sambil marah-marah.

“ Kau lupa? Kau sekarang Managerku dan kau harus menuruti segala perintahku..” kata Min woo dengan tenang.

“ Kalau kau tak mau.. Aku bisa hubungi appa mu dan..” tambah Min woo. Tapi kata-katanaya tak sempat di lanjutkan karena Jiyeon memotongnya.

“ Araso Araso.. Aku akan membelikanmu. Sebentar..”

“ 10 menit! Kalau lebih dari 10 menit aku akan menghukummu!” kata Min woo berlagak seperti bos.

“ Mwo? 10 menit??!!”

“ Tidak terima?? Baiklah. Aku akan..”

“ Otte Otte!!”

Jiyeon langsung berlari supaya dia bisa mengejar waktu. Dia tahu mengantri untuk membeli makanan sangat tidak mudah. Tetapi sebelum sampai di kantin dia tertabrak oleh seorang namja. Jiyeon jatuh dan kakinya terbentur dan terluka. Namja itu mengulurkan tangan kanannya.

“ Gwenchanayo?” tanyanya dengan nada yang lembut. Dia mendengar suara namja itu, dan dia mengenal suara itu. Suara Kai. Jiyeon meraih tangannya yang besar itu dan di bantunya berdiri oleh namja itu.

“ Gwenchan.. Auuw…” rintih Jiyeon.

“ Jiyeon-ssi.. Kau terluka.  Duduk dulu di sini.” Kata Kai dengan lembut. Dia merogoh tas ranselnya. Dia ternyata selalu membawa obat luka di dalam tasnya. Kai mengobati luka Jiyeon dengan sangat hati-hati.

“ Sudah selesai. Lain kali hati-hati ya kalau jalan.” Nasihat Kai terhadap Jiyeon.

“ Gomawoyo..” kata Jiyeon sambil beranjak berdiri. Tetapi, Dia tak bisa karena ternyata di obati pun tidak menyembuhkan sakit nyeri di kakinya itu.

“ Lebih baik aku membantumu.. Sebenarnya kau tergesa-gesa ingin membeli apa?”  kata kai dengan halus.

“ Aku hanya ingin membeli Jus jeruk dan Roti melon. Aku bisa kok melakukannya sendiri.”

“ Andwae! Kaki mu sakit begini. Jangan paksakan dirimu. Biar aku saja yang membelikannya untukmu.” Kata Kai terhadap Jiyeon.

“ Gomawoyo, Jong in-ah.”

Kai langsung beranjak dan pergi membelikan apa yang di butuhkan Jiyeon.

000

Kwangmin POV

Dari kejauhan aku melihat ke arah pasangan sejoli yang begitu mesra di depan mataku. Ya.. Tentu saja Sulli dan seorang namja yang namanya terdengar seperti minuman dari Indonesia. Entah lah Park Chendol apa Chanyeol Chanyul. Yang jelas namanya terdengar seperti itu. Aku berpikir dalam hati, mengapa aku harus bersekolah di mana orang-orang yang menyebabkan aku trauma ersekolah juga? Kalau mengerti begini, dari awal aku sudah tak akan mau bersekolah di tempat ini. Aneh. Padahal aku sudah merasa suka pada Jiyeon, Tapi tetap saja dada ini sesak saat melihat Sulli bersama Namja yang sebenarnya dengan diriku masih tampan diriku. Badannya lagi terlalu kelebihan tinggi. Apa tak kesulitan untuk menciumnya? Kalau menciumku kan lebih mudah jadi lebih nikmat (?)

“ BRUK!!!”

Handphone di genggamanku jatuh karena ada sebuah dorongan dari belakangku. Sekarang Handphone ku landas di daratan marmer dan pecah layarnya. Aku menoleh kebelakang seorang Yeoja pendek berkepang dua menunduk tak berani menatapku.

“ Mianhae Mianhae Mianhae.” Katanya sambil menundukan badannya.

“ Ya!! Apa kau tak lihat ada orang?! Lihat handphoneku! Layarnya pecah karena kau!!” bentak Kwangmin terhadapnya.

Yeoja itu tak terima di perlakukan kasar oleh namja itu. Dia mengangkat wajahnya dan menatapnlekat-lekat namja yanga da di depannya itu.

“ Ya!! Bukannya aku sudah bilang “Mian” padamu!! Mengapa kau marah-marah!!!” katanya sambil membelalakan matanya yang bulat itu.

“ Lee Ji eun?” tanya seseorang di belakang yeoja itu. Namja yang bernama Park Chan yeol itu yang memanggil yeoja itu.

“ Chanyeol Sunbae..A.. Annyeong…” kata yeoja itu sambil menunduk 90 derajat di depannya.

“ Ternyata kau bersekolah di sini juga ya? Wah.. Kita bertemu lagi…” katanya sambil memperlihatkan baris gigi putihnya itu.

“ Ahh.. Umm.. Ne..” kata yeoja itu dengan malu-malu. Dari tingkahnya itu, aku mendapati kalau Yeoja itu ada perasaan dengan namja ini.

“ Oppa…” panggil Sulli yang ada di belakang namja itu. Yeoja kecil yang membentakku tadi melihat ke arah yeoja yang memanggilnya oppa.

“ Chagiya.. Sini.. Aku kenalkan adik kelasku dulu waktu di SMP.  Ji eun-ah ini yeojaku.. Sulli-ya namanya Ji eun. “ kata namja tiang bendera itu sambil tersenyum.

Kedua Yeoja itu saling bersalaman. Sulli tersenyum , Yeoja bernama Ji eun itu juga tersenyum.  Tetapi Mengapa yeoja itu tersenyum tetapi senyumannya terlihat sangat terpaksa?

000

Jiyeon POV

Jus jeruk dan Roti melon sudah ada di tanganku. Aku dengan terpincang-pincang jalan menuju ke taman belakang , dimana Min woo menungguku. Mungkin ini sudah lebih dari 10 menit. Kalau di hukum ya sudahlah di hukum saja. Ku lihat ke sana, Min woo masih duduk di tempat yang tadi. Dia diam. Tak berbicara.

“ Min woo-ya!! Pesanan mu sudah datang.”  Seruku padanya. Dia melirik ke arahku lalu mendatangiku .

“ Aku sudah tak berselera.” Katanya lalu meninggalkanku sendiri.

Mendengar perkataanya itu. Hatiku menjadi geram dan marah. Sudah aku jatuh karenanya, sekarang dia berkata kalau dia tak tak berselera.

“ YA!! BAGAIMANA KAU TAK BERTANGGUNG JAWAB SEPERTI INI!!!” seruku padanya. Dia tetap berjalan tak menyahutku. Hatiku bertanya, “ Apa yang salah olehnya?” dan “ Mengapa sifatnya begitu dingin padaku?”

To be Continued

Tentang iklan-iklan ini

22 Tanggapan to “[FF] Let’s Go (Part 7)”

  1. rhmyELF (@n_rahmii) 21 Juli 2012 at 2:15 PM #

    thor..
    mana nih lanjutannya??
    knpa msih blum ada juga??
    pnasaran bgt nihhh..
    nih saran aku yah, jgn kelamaan lanjutinnya, ntar peminatnya brkurang kalo kelamaan nunggu, kan jdi gak seru tuh..
    heheheh.. saran aja sih, tp smuanya trserah authornya
    Gomawo :D

    • myqueenbee 22 Juli 2012 at 1:05 PM #

      sabar yahh .. udah author kirim kokk.. cuma belom di publish aja.. sabar ya chingu.. :)

      • rhmyELF (@n_rahmii) 22 Juli 2012 at 6:50 PM #

        iyya thor, udah ada part 8-nyaa
        makin seru aja :D
        mian yah baru bisa balas :)

  2. myqueenbee 20 Juli 2012 at 8:17 AM #

    Keep calm and waiting readersdeul.. ;)) Gomawoyo dah mau baca FF author :))

  3. kimsangrin 17 Juli 2012 at 6:43 PM #

    min wo knpa sih sinis bget ma jiyeon???udah cpek2 di beliin sampek jatuh sgla eh malah min woo gak mau makan…
    lanjutin ya thor,,,update soon

  4. rhmyELF 17 Juli 2012 at 3:51 PM #

    Huuftt….
    akhirnyaaaaa ada juga part 7 nyaa…
    Seruu nih, tpi pnasaran lagi nih, knapa gak diterusin aja smpe akhir ceritaa???

  5. Fikha Fikha 16 Juli 2012 at 8:41 PM #

    di tnggu part 8nya :D

  6. Jullie_Jiyeon 16 Juli 2012 at 3:27 AM #

    Akhr’x d’publish Jga ni part. . .

    Widihh, Jiyeon jdi orng baik bnget ampe rela gitu d’hkum breng Kai, demi mnuntut k’adilan *duhh bahasa’x* q ska bnget ma couple Jiyeon-Kai, tpi kyk’x gak bklan trjdi dechh coz dri awl part udh d’sett Jiyeon-Minwoo kyk’x. Pkok’x trsh author dehh mau pairing Jiyeon-Kai, Jiyeon-Minwoo, atw Jiyeon-Sehun q bklan ska coz q ska bnget ma Jiyeon.

    kyk’x bkl bnyak cinta bnyak segi *coz lbh dri tiga, hehehehe*

    cerita’x makin menarik aja chingu, . . D’tunggu next part’x jgn lma2 donkk chingu. . .

  7. Jullie_Jiyeon 16 Juli 2012 at 3:27 AM #

    Akhr’x d’publish Jga ni part. . .

    Widihh, Jiyeon jdi orng baik bnget ampe rela gitu d’hkum breng Kai, demi mnuntut k’adilan *duhh bahasa’x* q ska bnget ma couple Jiyeon-Kai, tpi kyk’x gak bklan trjdi dechh coz dri awl part udh d’sett Jiyeon-Minwoo kyk’x. Pkok’x trsh author dehh mau pairing Jiyeon-Kai, Jiyeon-Minwoo, atw Jiyeon-Sehun q bklan ska coz q ska bnget ma Jiyeon.

    kyk’x bkl bnyak cinta bnyak segi *coz lbh dri tiga, hehehehe*

    cerita’x makin menarik aja chingu, . .

  8. iineey 16 Juli 2012 at 2:46 AM #

    Update soon chingu ..

  9. Aichan 15 Juli 2012 at 9:03 PM #

    Bener deh, ceritanya bikin penasaran
    Min woo knpa sih, dingin bgt sm jiyeon
    Next part soon

  10. Tiikaa 15 Juli 2012 at 3:53 PM #

    huaaa,, akhirnya dilanjut juga…
    Ummm jiyeon ama kai aja,, jngan sma min woo ,,
    Min woo kasar bnget sma jiyeon..
    Jiyeon ama kai aja ya thor #hhhahhaa#maksa
    Part 8 nya jngan lama2 ya :)

  11. maghresa ramadanty 15 Juli 2012 at 3:28 PM #

    kerenn ^^ next ya, bikin penasaran :)

  12. litha*jiyeon 15 Juli 2012 at 1:55 PM #

    lanjjuuut.. Ffnyaa buat penasaran.. Bnyak kejadian yg tak terduga..

  13. parkleni 15 Juli 2012 at 8:54 AM #

    update soon…..

Trackbacks/Pingbacks

  1. [FF] Let’s Go (Part 14) « Korean Chingu - 18 Oktober 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part 9B | Part 10 | Part 11 | Part 12 | Part [...]

  2. [FF] Let’s Go (Part 13) « Korean Chingu - 23 September 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part 9B | Part 10 | Part 11 | Part [...]

  3. [FF] Let’s Go (Part 11) « Korean Chingu - 2 September 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part 9B | Part [...]

  4. [FF] Let’s Go (Part 10) « Korean Chingu - 19 Agustus 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9A | Part [...]

  5. [FF] Let’s Go (Part 9B) « Korean Chingu - 5 Agustus 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part [...]

  6. [FF] Let’s Go (Part 9A) « Korean Chingu - 29 Juli 2012

    [...] 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part [...]

  7. [FF] Let’s Go (Part 8) « Korean Chingu - 22 Juli 2012

    [...] [FF] Let’s Go (Part 8) Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31.060 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: