[FF] In My Happy Day (Part 1)

16 Sep

Author: Aillalala

Title: In My Happy Day

Type: Chapter

Genre: Romance

Rating: T

Cast :          Park Jiyeon

          Kim Myungsoo

          Shin Soohyun

          Son Naeun

          Etc

Poster by My Banmal  19

Disclaimer : Annyeong.. Aku baru terjun ke dunia perfanfictionan, dan ini ff pertamaku. Dan ini adalah 100% buatanku ku sendiri, kalo yang merasa ada kesamaan cerita bisa langsung ngomong ke aku lewat twitter @aillalala. Aku rasa cukup ya ngebacot nya

 

Cekidot and Happy Reading..^^

 

Myungsoo POV

 

Saat ini aku sedang berkencan di taman dengan kekasihku, kalian tahu siapa? Ya, dia adalah Park Jiyeon. Orang yang paling kucintai, selain karena dia pacarku adalah karena dia juga orang yang telah membantuku bangkit dari keterpurukanku.

 

#FLASHBACK

 

Hari itu Naeun mengajakku untuk bertemu di bukit belakang sekolah, katanya ada yang ingin dibicarakan denganku. Aku tak tau tentang apa, dan tumben sekali dia mengajakku bertemu, karena akhir akhir ini dia selalu menghindar dariku dan selalu beralasan jika aku mengajak nya kencan atau sekedar bertemu.

 

“Apa yang ingin kau bicarakan?” Tanyaku memulai percakapan.

 

“Mulai saat ini kita putus.” Jawabnya datar.

 

Mendengar itu aku langsung tertawa, “Hahaha Naeun-ah, sudahlah tak usah bercanda. Aku sedang tidak berulang tahun, Naeun-ah. Tidak perlu kau memberikan kejutan seperti itu.” Aku masih melanjutkan tertawaku.

 

“Tidak, Myungsoo. Aku sedang tidak bercanda!” Katanya datar tapi terdengar tegas.

 

Seketika tawaku langsung berhenti dan menatapnya, “Naeun-ah, apa benar kau tidak sedang bercanda?” Tanyaku

 

Naeun hanya mengangguk tanpa menatapku.

 

“Hahaha..” Tawaku kembali lepas, “Sudahlah, Naeun-ah. Kau tahu, bercandamu itu tidak lucu”

 

“Aku sedang tidak bercanda, Myungsoo!” Jawabnya dengan nada yang meninggi. Aku kaget, Naeun tidak pernah berkata sambil berteriak seperti ini.

 

“Tapi mengapa, Naeun? Apa alasan mu memutuskan ku?!” Tanyaku mendesaknya.

 

Dia hanya diam tak menjawab sambil menahan tangisnya.

 

“Naeun-ah, tatap mataku dan jawab.” Naeun hanya menunduk sambil menggelengkan kepalanya dan diam.

 

Lalu Naeun berdiri dan langsung pergi meninggalkan ku, aku mengikutinya berdiri dan berteriak memanggilnya. “Naeun.. Naeun-ah.. jangan pergi, jawab pertanyaanku dulu Naeun…!”

 

Dia terus berlari meninggalkan ku, dan tak mendengar panggilanku. Aku langsung terduduk lemas diatas rerumputan bukit belakang sekolah, dan tanpa terasa air mataku sudah jatuh. Aku menangis, dadaku sesak, aku hanya berharap kalau kejadian tadi adalah mimpi.

 

#FLASHBACK END

 

Setelah kejadian itu, aku menjadi sosok yang pendiam yang hanya bicara seperlunya saja. Tak jarang aku melamun di kelas, sampai dihukum karena tidak memperhatikan seongsaenim di depan kelas.

 

Sampai saat aku bertemu dengan nya, Park Jiyeon. Dia selalu menemani hari-hari ku, dia selalu memberi ku semangat. ‘Jadikanlah masa lalu sebagai pelajaran, life must go on’, itulah kalimat darinya yang selalu kuingat.

 

“Yaa! Oppa. Jangan melamun seperti itu, nanti kesambet lho. Oh iya ini ice cream nya.” Katanya sambil membuyarkan lamunanku.

 

“Ne? Oh, gomawo chagi. Ehhm, tadi apa yang kau katakan?” Kataku mengambil ice cream ku.

 

“Apa sih yang sedang kau lamunkan?” Tanyanya penasaran.

 

“Ah bukan sesuatu yang penting.” Jawaku sambil terus memakan ice cream ku.

 

“Oh..” Katanya sambil ber oh-ria. “Kalau makan itu yang rapi dong, oppa. Jangan berceceran seperti itu.” Katanya sambil membersihkan noda ice cream yang ada di mulutku.

 

“Ahh, mian. Gomawo chagi..” Jawabku sambil menunjukkan senyum innocent ku.

 

“Uuu, kau lucu sekali jika sedang tertawa seperti itu.” Katanya, lalu mencubit pipiku gemas.

 

“Aww, appo chagi.” Kataku menggodanya.

 

Ia hanya membalas ucapanku dengan tertawa. “Heii, hari sudah sore. Kajja kita pulang.”

 

“Kajja.” Jawabku lalu menarik tangannya.

*****

Setelah sampai didepan rumah Jiyeon, Ia langsung turun dari motor sport ku dan mengembalikan helm ku.

 

“Gomawo oppa telah menemaniku jalan-jalan..” Katanya dihiasi dengan senyumnya yang manis.

 

“Cheonma chagi.” Jawabku.

 

“Ya sudah pulang sana, hati hati..”

Ne, annyeong chagi.” Pamitku.

 

“Annyeong.”

 

Myungsoo POV END

 

Jiyeon POV

 

Aku baru pulang dari kencanku bersama Myungsoo oppa, ya dia adalah pacarku. Kalian semua pasti juga sudah tahu itu.

 

Tapi mungkin hanya satu yang semua orang tidak mungkin tahu, bahkan Myungsoo oppa pun tidak tahu. Lebih tepatnya tidak boleh tahu, kalau sampai dia tahu, entah apa yang akan terjadi dengan hubunganku dengannya.

Sebenarnya aku memiliki pacar selain Myungsoo oppa, aku tak tau mengapa aku tega melakukan hal ini pada Myungsoo oppa. Padahal aku sangat mencintainya. Aku juga sedang berhubungan dengan Shin Soohyun, kapten tim basket di sekolahku. Siapa yang tidak kenal dengan seorang Shin Soohyun, namja yang populer, kaya, dan jago main basket pastinya.

 

Aku tidak tau mengapa seorang Shin Soohyun bisa menyukai seorang Park Jiyeon yang statusnya hanya sebagai yeoja biasa, tidak kaya, tidak populer, dan tidak memiliki kelebihan yang menonjol. Aku memang mengagumi sosok Soohyun oppa, tetapi aku tidak mengira kalau aku dan dia bisa sampai berpacaran.

 

#FLASHBACK

 

Saat aku sedang makan di kantin bersama Jieun, tiba tiba Jieun membisikkan sesuatu padaku, “Ehhm, Jiyeon. Kau sadar tidak, ada sesuatu yang aneh pada Soohyun?”

 

“Soohyun? Soohyun murid kelas XII-5 itu?” Tanyaku pada Jieun.

 

“Iya, memangnya ada Soohyun lain di sekolah ini.” Jawab Jieun.

 

“Sesuatu yang aneh padanya?” Jawabku sambil mengalihkan pandanganku pada Soohyun. “Sepertinya tidak ada yang aneh darinya.” Lanjutku.

 

“Apa kau tidak merasa sering diperhatikan oleh seseorang akhir akhir ini?” Tanya Jieun dengan raut wajah serius, “Aku rasa, Soohyun sering memperhatikan mu akhir akhir ini.”

 

Aku langsung mengalihkan pandanganku kembali pada Soohyun, “Apa kau yakin Jieun?”

 

Jieun hanya mengangguk lalu melanjutkan makannya. Saat aku sedang makan, kulihat Soohyun sedang berjalan kearahku dan Jieun.

 

“Ehmm, Jiyeon. Nanti saat pulang sekolah, temui aku di taman. Oke..” Kata Soohyun singkat.

 

“Ada apa?” Tanyaku dengan muka penasaran.

 

“Sudahlah, kau datang saja.” Jawabnya sambil melenggang pergi

 

@ Taman

 

“Soohyun-ssi, mian aku terlambat.” Kataku terengah-engah.

 

“Gwenchana” Jawabnya singkat

 

“Oh iya, apa yang ingin kau katakan padaku?” Tanyaku

 

“Ehmm, Jiyeon. Apakah kau mau menjadi kekasihku?” Katanya yang langsung membuatku kaget setengah mati

 

“Mwooo?” Ucapku dengan muka shock

 

“Jiyeon-ah, saranghae. Would you be my girlfriend?” Kata Soohyun dengan raut wajah serius.

 

Tatapan mata Soohyun seakan menghinotis ku, hingga aku menganggukkan kepalaku.

 

#FLASHBACK END

 

Entah apa yang terjadi denganku pada saat itu, sampai sampai aku menerimanya menjadi namjachingu ku.

 

Sebenarnya kalau aku disuruh memilih, aku pasti lebih memilih Myungsoo oppa dibandingkan dengan Soohyun oppa. Tidak ada yang istimewa dalam diri seorang Kim Myungsoo. Ia hanya seorang namja biasa, tidak kaya, tidak populer, ya walaupun dia termasuk namja yang pintar.

 

Suara dering telepon membuyarkanku dari lamunanku, kulihat dilayar hp ku ‘Soohyun Oppa Calling’. Aku mengangkatnya

 

“Yoboseyo”

 

“………”

 

“Ne, oppa. Ada apa?”

 

“…………….”

 

“Malam ini? Sepertinya aku tidak ada acara.”

 

“……………..”

 

“Baiklah, jemput aku jam 7 ya.”

 

“………………….”

 

“Arraso, annyeong oppa.”

 

“…………..”

 

Klik, aku menutup teleponnya. Malam ini Soohyun oppa mengajakku makan malam di restoran baru di dekat Sungai Han. Aku terima saja, lagipula aku tidak punya kegiatan.

 

@7 pm Seoul Time

 

Tiiiinnnn tiiinnnn..

 

Itu pasti suara mobil Soohyun oppa. Sebaiknya aku cepat keluar

 

“Eomma, aku pamit keluar dulu ya dengan teman ku.” Pamit ku pada eomma

 

“Ne, temanmu tidak mau masuk dulu?” Tanya eomma

 

“Ahh, tidak perlu eomma. Ini saja sudah terlambat. Sudah ya eomma, aku keluar dulu. Annyeong.” Kataku sambil mencium pipi eomma.

 

“Hati hati di jalan.” Teriak eomma

 

“Ne…” Jawabku

 

Nah, disinilah aku sekarang. Di restoran di pinggir Sungai Han, berdua dengan Soohyun oppa.

 

Aku memandangi wajah Sohyun oppa, ku akui kalau ia memang tampan, populer, kaya, perhatian, tapi hanya satu sifat yang aku tidak suka dari dia adalah, selalu menganggap semuanya dapat dilakukan dengan uang.

 

Jiyeon POV END

 

Myungsoo POV

 

Aisshh, eomma apa apaan sih? Menyuruhku membeli roti dan buah untuk tetangga yang sakit. Orang lain yang sakit, kenapa harus aku yang repot sih? Ya sudahlah, mau di apakan lagi. Sedikit membantu orang tak apa lah.

 

Toko rotinya berada di kawasan Sungai Han, aku sengaja tidak membawa motorku. Aku lebih senang menikmati suasana Sungai Han dengan santai.

 

Saat aku kembali dari Toko Roti, aku melihat ke dalam restoran disana. Tapi tunggu sebentar, sepertinya aku meihat sosok gadis yang mirip dengan Jiyeon. Tapi siapa ya pria yang sedang bersamannya itu?

 

Myungsoo POV END

 

Author POV

 

@School

 

“Oppa..” Sapa Jiyeon riang pada Myungsoo.

 

Ia menoleh ke arahku, “Hmm, oh kau Jiyeon.” Jawab Myungsoo datar.

 

Jiyeon? Mengapa dia memanggilku Jiyeon? Tidak seperti biasanya yang selalu memanggil ku dengan kata ‘chagi’

 

“Ehhm, oppa. Kau terlihat aneh hari ini, ada apa? Apa kau sakit?” Tanya Jiyeon sambil memegang dahi Myungsoo.

 

Dengan cepat Myungsoo melepaskan tangan Jiyeon dari dahi nya. “Tidak, aku aku baik saja. Sudah, aku ingin ke kelas dulu.”

 

Jiyeon menatap Myungsoo dengan tatapan yang aneh sekaligus kecewa karena Myungsoo menolak perhatian darinya, ada apa dengan Myungsoo oppa, mengapa dia bersikap dingin padaku?

 

@Class XII-3

 

Sepanjang pelajaran Jiyeon terus saja memperhatikan Myungsoo yang bersikap aneh padanya, Myungsoo tidak pernah sekalipun membalas tatapan matanya. Sekalinya pandangan mereka bertemu, pasti Myungsoo langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.

 

Ada apa dengannya? Apa aku kemarin melakukan kesalahan padanya?

 

 

-TBC-

 

Udah selesain nih part 1 nya, gimana gimana? Bagus enggak? Kepanjangan ato kependekan? Banyak typo ya? Aku sempet nervous lho waktu nge post ini ff, tapi aku mencoba yakin aja kalo ff yang aku bikin ini bagus.

Buat semua jangan lupa comment ya, makin banyak yang comment, makin semangat juga aku bikinnya..

Buat silent reader GO AWAY..! Yang baca nggak comment, aku doain pulsa modemnya cepet abis *becanda :p

 

KEEP RCL..

About these ads

2 Tanggapan to “[FF] In My Happy Day (Part 1)”

  1. eunnas 20 Oktober 2012 at 8:02 AM #

    next part authoorrrr!!!1
    hehehehe

  2. aichantastic 16 September 2012 at 9:03 PM #

    Kasian myungsoo T.T
    Next part soon..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31.046 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: