Title : Love Really Hurt
Author : Rahae_Donghae / Carolina Ratna Sari
Genre : Angst, Action, Romance, Friendly
Length : Oneshoot
Cast :
- Choi Seunghyun or TOP
- Kim Taeyeon
- Choi Minho
- Cho Kyuhyun
^Happy Reading^
TOP POV
Aku berjalan dengan santai dan tegap sambil membawa koper berisi sejumlah uang yang akan aku serahkan kepada seorang penjahat yang menculik yeojaku. “Berhenti!” Salah seorang anak buah dari penjahat itu memeriksa seluruh tubuhku, “Percuma, aku tidak membawa senjata apapun!” Kataku. Tetapi tanpa mereka sadari, aku membawa pistol yang aku sembunyikan di sepatuku.
Sepatuku ini dibuat dari bahan khusus, dibawahnya ada sebuah tempat atau laci yang mampu menyimpan barang-barang yang bentuknya pas dengan kapasitas sepatuku ini. Untung saja mereka tidak mengetahuinya, bodoh sekali mereka!
Setelah selesai pemeriksaan, aku berjalan lagi menuju tempat sang penjahat itu. Saat aku sampai disana, aku melihat Taeyeon yeoja ku sedang menangis sambil menyerukan namaku.
“Taeng!” Kataku.
“Seunghyun, tolong aku” Pintanya dengan sungguh-sungguh.
“Lepaskan Taeyeon sekarang! Aku sudah membawa sejumlah uang yang kalian minta” Kataku, lalu anak buah dari penjahat itu mengambil koper tersebut dariku. Lalu mereka memeriksa apa yang ada didalam koper tersebut, dan mereka percaya lalu tersenyum penuh kemenangan saat mereka tahu bahwa isi didalam koper tersebut adalah sejumlah uang yang mereka minta.
“Arraseo, kau telah memberikan uang ini, tapi, tak segampang itu kau dapat membawa Taeyeon pergi” Kata penjahat itu, shit!
“Maksudmu apa hah! Choi Minho! Aku telah memberikan apa yang kau minta, sekarang lepas kan Taeyeon! LEPASKAN!!” Ucapku berapi-api pada penjahat yang bernama Choi Minho itu, dia adalah teman semasa SMA ku dan Taeyeon, dia sangat menyukai Taeyeon hingga berbuat semacam ini pada kami.
“Kau kira aku mau begitu saja melepaskan Taeyeon? Ckck JANGAN HARAP!” Ucap Minho lantang.
“Kau!!” Geramku, dengan cepat, aku mengambil pistol dari sepatuku ini, dan dengan secepat kilat, aku menembak salah satu anak buah Minho hingga tewas.
“Kalian semua!! Habisi orang ini” Perintah Minho.
Anak buah Minho berusaha menembakiku, tapi aku bergerak secepat mungkin agar tak terkena salah satu dari banyaknya peluru yang berusaha menembus tubuhku.
Aku pun balik menembaki mereka, baru 3 orang anak buah Minho yang aku tembaki, namun peluru di pistolku sudah habis, shit!!!! Kenapa bisa habis disaat seperti ini?!
Para anak buah Minho melingkariku dan berusaha menembaki ku, salah satu dari mereka maju kedepan, kearahku. Aku berusaha mengambil kesempatan emas ini!
Kutarik orang itu, lalu ku genggam tangannya yang memegang pistol itu, dan menembaki para anak buah Minho yang melingkari ku dengan secepatkilat. Anak buah Minho yang ada dihadapan ku saat ini ku pelintirkan tangannya, agar dapat menembaki semua anak buah Minho yang melingkariku.
Setelah mereka tewas, aku merebut pistol dari orang itu dan menembaknya berkali-kali hingga tewas. Kini tinggal Minho yang tersisa.
“Choi Minho! Aku tek menyangkan kau bisa sampai berbuat seperti ini! Hanya karena mengejar cintamu yang tak kau gapai, kau sampai tega menculik Taeyeon dan berniat membunuhku, ciihh” Kataku sambil menodongkan pistol kearah Minho.
“Ciih, apa urusanmu hah?!” Kata Minho, datar.
“Jelas ini urusanku, Taeyeon itu YEOJAKU, dan kau telah menculiknya dengan cara kasra dariku, apa itu bukan URUSANKU?!” Kataku dengan penuh penekanan.
“Seunghyun..” Ucap Taeyeon lirih.
“Taeng, bertahanlah” Jawabku, dan berusaha mendekat kearah Taeyeon.
“Jangan berani kau dekat-dekat! Kalau kau kemari, aku akan membunuh Taeyeon!” Minho mengarahkan pisau kearah leher Taeyeon.
“Jangan pernah berani-berani kau sentuh Taeyeon!” Peringatku
BUG…!!!
Minho menoleh kearah letak suara tersebutu, ternyata suara kardus yang terjatuh. Nah, ini kesempatan emasku!
DORRR..!!
Ku tembakkan pistolku ini kearah Minho, dan peluru itu berhasil mengenai lengannya. Aku sengaja membiarkan peluru itu mengenai lengannya, aku tak mau Minho mati, karena aku masih menganggapnya sahabatku, walaupun ia sudah kejam terhadapku dan juga Taeyeon.
DOORRR…!!
Kutembakkan lagi pistolku ini kearah Minho, sekarang mengenai kaki kanannya. Minho sudah tak mampu untuk berdiri, ia terjatuh kelantai sambil menyentuh kaki dan lengannya yang aku temba tadi. Minho meringis kesakitan.
Dengan cepat, akumembuka ikatan pada tubuh Taeyeon, lalubergegas pergi. Sebelum aku pergi, aku mengucapkan sesuatu pada Minho. “Minho, mianhae, aku tak berhaksud menembakmu, tapi aku tak punya cara lain”
Lalu aku dan Taeyeon keluar dari gudang itu secepatnya dan masuk kedalam mobilku.
“Seunghyun, untung kau datang tepat waktu” Kata Taeyeon.
“Nde, aku harus cepat waktu kalau tak ingin yeojaku kenapa-kenapa” Sahutku.
“Gomawo Seunghyunie, aku sangat cemas tadi, kau tahu? Airmataku seperti tak ada habis-habisnya keluar dari kedua kelopak mataku, aku tadi terus-terusan memanggil namamu, sehingga Minho sepertinya muak” Katanya.
“Jeongmal? Apa Minho menyakitimu?” Tanyaku
“Ne, tadi saat aku meronta-ronta ingin dilepaskan dan terus-terusan memanggil namamu, Minho marah dan menampar ku dengan sangat keras, itu dangat sakit” Jawab Taeyeon lalu menunduk.
“Sialan! Apa sih yang ada di otak Minho itu? Aku tak habis pikir, kenapa Minho bisa berbuat keji seperti itu pada kita” Kataku, sambil terus fokus menyetir.
“Ne, padahal dia kan sahabat kita juga, Minho tega! Ternyata cinta itu dapat membutakan semua orang ya.. apakah aku ini terlalu cantik sehingga Minho tega berbuat seperti itu?” Tanya Taeyeon, Yak! Dia mulai berlebihan..
“Yak! Kau ini pede sekali, kau itu jelek sekali, tidak cantik” Kataku.
Taeyeon mengrutkan bibirnya sambil menatapku tajam, “Yak! Enak saja! Aku ini cantik tahu! Kalau aku ini tidak cantik mengapa kau mau denganku hah?” Tanyanya sedikit membentak.
“Yak! Jangan teriak-teriak chagi, nanti aku cium lho! Aku mau denganmu karena aku mencintaimu” Jawabku.
“Coba saja kalau kau beran menciumku, huh” Katanya, menantangku.
“Menantangku eoh?” Tanyaku.
“Aniya” Jawabnya singkat lalu memalingkan wajahnya.
Dengan cepat aku memberhentikan mobilku dan memarkirkannya di pinggiran jalan dengan sangat profesional. “Yak! Apa yang kau lakukan? Ini sangat menakutkan” Taeyeon terkejut.
“Kau tadi yang menantangku, maka aku terima tantanganmu chagi” Jawabku, lalu aku mendekatkan wajahku ke wajah Taeyeon, dengan cepat aku mencium bibirnya.
Kukulum dan kuhisap bibirnya, Taeyeon pun mulai membalas ciumanku, dia merangkul leherku, lalu menekan-nekankan kepalu ke kepalanya, agar ciuman kami semakin dalam.
Mobilku jadi terasa panas dan kehabisan oksigen karena ciuman panas kami. Setelah beberapa menit, Taeyeon mendorongku dengan paksa, “Aku kehabisan nafas! Kau nafsu sekali” Kata Taeyeon kelelahan.
“Siapa suruh kau menantangku eoh? Mau lagi?” Tanyaku seraya mendekatkan wajahku ke wajahnya. “Aniya!! Sudah selesai! Capek tahu” Tolak Taeyeon. Aku terkekeh sendiri melihat perilakunya itu. Aku tak pernah menyesal mempunyai kekasih seperti Taeyeon^^
****
Author POV
3 hari kemudian…..
Seunghyun dan Taeyeon pergi ke toko buku untuk membeli album foto, karena album foto milik Taeyeon telah penuh dengan foto narsisnya bersama Seunghyun, keluarganya, teman-temannya….
Setelah selelsai membeli album foto, mereka berjalan dengan mesra dan bergandengan tangan di jalan yang kebetulan sedang tidak ramai dengan banyak orang.
Tanpa mereka sadari, dari kejauhan ada seseorang yang mengawasi mereka dari kejauhan dengan mobilnya. Orang itu membuka kaca mobilnya, dan mengarahkan pistolnya kearah Seunghyun, tapi Seunghyun tak sadar akan itu.
DORRR..
“Aaaaa!! Seunghyunieee!!” Taeyeon merintih kesakitan saat lengan kanannya tertembak.
“Shit! Aku salah tembak! Taeyeon ah mianhae” Kata orang itu. “MINHO!!!!” Seunghyun menyadari bahwa yang menembak Taeyeon adalah Choi Minho, orang yang sebelumnya menculik Taeyeon.
“Arrgghh!!!” Dengan kesal, Minho menyalakan mesin mobilnya, lalu berusaha untuk kabur.
“Babo!! Aku lupa membawa pistolku! Sekarang Minho sudah kabur!!” “Taeng, Taeng!! Bertahanlah!! Aku akan menyelamatkanmu” Seunghyun menggendong tubuh Taeyeon dan membawanya ke mobilnya, lalu bergegas pergi.
“Aku tidak mungkin akan membawanya kerumah sakit, pasti Minho telah merencanakan sesuatu!! Lalu aku harus membawa Taeyeon kemana?” “Aahh!! Kyuhyun! Cho Kyuhyun”
Seunghyun menyetir dengan kecepatan tinggi menuju rumah sahabatnya, Kyuhyun.
Kyuhyun adalah seorang dokter, dia mempunyai klinik kecil di dekat rumahnya, dan di kliniknya juga tersedia ruangan operasi. Makanya Seunghyun membawa Taeyeon kesana.
******
“Mengapa sampai tertembak? Mengapa kau tak membawanya kerumah sakit?” Kyuhyun bertanya pada Seunghyun.
“Tidak mungkin aku membawa Taeyeon ke rumah sakit, karena pasti Minho mempunyai rencana licik untuk Taeyeon.” Jawabku.
“Ahh, arraseo, aku akan berusaha menyelamatkan Taeyeon.” Kata Kyuhyun. “Seunghyun, ahhh!! Appo” Taeyeon meringis kesakitan.
“Seunghyun, Taeyeon kekurangan darah” Kata Kyuhyun. “Ambil saja darahku, dolongan darah kami sama” Jawab Kyuhyun cepat. “Nde” Kata Kyuhyun. Lalu terjadilah tranfusi darah antara Seunghyun dan Taeyeon.
3 jam kemudian….
Setelah tertidur selama beberapa jam, Taeyeon membuka matanya, dan merasakan sakit di lengan kanannya yang terkena tembakan tadi. Taeyeon menengok kesebelahnya, dan terdapat Seunghyun yang tertidur pulas sambil menggenggam tangannya.
“Seunghyunie…” Panggil Taeyeon. Seunghyun yang sadar namanya dipanggil, dengan cepat langsung tersadar dan menmbelakakkan matanya saat melihat Taeyeon sudah sadar.
“Eotteohke? Masih sakit?” Tanya Seunghyun. “Ne, nyeri sekali” Jawab Taeyeon.
“Minho itu benar-benar!! Aku tidak akan melepaskannya!! Aku akan menembakkan pistolku, dan pelurunya akan tepat pada jantungnya!!” Kata Seunghyun, kesal.
“Lakukan yang terbaik Seunghyun. Minho sudah keterlaluan sekali” Kata Taeyeon menyetujui ide Seunghyun.
****
“Kyuhyun ah, jaga Taeyeon ya, aku ingin pergi dulu, aku akan membalas semua perbuatan Minho!” Pamit Seunghyun. “Kau yakin?” Tanya Kyuhyun. “Ne, aku sangat yakin Kyu ah, sobat! Jaga Yeojaku ya” Kata Seunghyun seraya tersenyum. “Tentu saja, aku akan menjaganya dengan baik, dan aku tak akan membiarkan Minho datang untuk menyakiti Taeyeon.
Setelah berpamitan, Seunghyun mengenakan topinya, lalu masuk kedalam mobilnya dan menyetir dengan kecepatan tinggi untuk menemui Minho.
*****
“Taeyeon ah, makan bubur ini ya, aku sudah membuatkanya untukmu” Kata Kyuhyun ramah
“Gomawo Kyu ah” Jawab Taeyeon, lalu memakan bubur buatan Kyuhyun.
“Enak sekali Kyu! sejak kapankau bisa memasak? Bukannya setiap masak itu rasanya hambar?” Tanya Taeyeon ceplas-ceplos.
“Yak! Berani-beraninya kau meremehkan seorang Cho Kyuhyun! Aku bukan Cho Kyuhyun yang dulu, aku bukan Cho Kyuhyun yang tidak memasak, tetapi aku adalah Cho Kyuhyun yang bisa memasak, kau tahu itu hah?” Jelas Kyuhyun.
“Lalu, Cho Kyuhyun yang tidak bisa memasak itu ada dimana eoh?” Tanya Taeyeon iseng.
“Yak!!!! Dia sudah tidakada, sekarang hanya ada Kyuhyun yang bisa memasak, arraseo?!” Tanya Kyuhyun.
“Hahaha, Kyu ah! Kau sangat lucu jika sedang marah-marah seperti itu” Kata Taeyeon.
“Yak!! Berani-beraninya kau menertawai aku!” Ucap Kyuhyun tak terima dirinya di tertawai.
PLAK!!!
Kyuhyun menjitak kepala Taeyeon. “Yak! Sakit tahu! Teganya kau padaku, teganya teganya teganyaaaa!!!” Kata Taeyeon.
“Salah sendiri, dasar jelek!” Kata Kyuhyun. “Yak! Aku cantik! Kau yang jelek! Tak pernah memakan sayuran, sehingga wajahmu jelek seperti tiang listrik!” Ledek Taeyeon
“Apa kau bilang?! Wajahku seperti tiang listrik?! Kau ini!! Berani-beraninya meledek seorang–“ “Seorang ManiaKyu” Taeyeon memotong ucapan Kyuhyun.
“Apa maksudmu eoh? ManiaKyu?” Kata Kyuhyun.
“Ne! dasar Maniak, berani-beraninya menjitak kepala seorang wanita cantik seperti diriku ini” Kata Taeyeon.
“Yak!! Narsis sekalu kau eoh!” Kata Kyuhyun sambil mencubut hidung Taeyeon.
“Yak!! Sekarang kau malah mencubit hidungku!! Lepaskan aku maniak Kyu!!!!” Kata Taeyeon tak terima.
****
DOOORR DOOORR!!!
Ditempat yang berbeda, Seunghyun sedang berusaha menembak Minho. “Kau tak akan segampang itu membunuhku Seunghyun!” Kata Minho tertawa renyah.
“Hah? Siapa bilang? Sebentar lagi kau akan menemui ajalmu Minho!!” Jawab Seunghyun.
DOOOR…!!
Peluru Minho melewati kepala Seunghyun, untung saja Seunghyun sadar dan menghindar, sehingga tembakan Minho tidak mengenainya.
“Kau mau membunuhku eoh? Ckckck” Kata Seunghyun.
“Shit!! Lihat saja nanti! Kau akan kena” Kata Minho.
Dengan penuh perkiraan, Seunghyun menembakkan pelurunya kearah Minho. Dengan tempo lambat, peluru tersebut perlahan-lahan berjalan lurus kearah Minho dan mengenai bagian dada Minho sebelah kiri, hingga mengenai jantungnya. Minho tewas seketika.
“Kau lihat?! Kau yang mati!! Bukan aku!!” Kata Seunghyun.
Merasa bahwa tugasnya sudah usai, Seunghyun tersenyum bahagia, dan menaiki mobilnya. Lalu bergegas kearah klinik Kyuhyun, untuk bertemu dengan yeojanya Taeyeon.
****
CHUP..
Taeyeon mencium pipi kanan Kyuhyun sekilas. Membuat sang pemilik wajah tersebut terkejut dan menatap Taeyeon. Taeyeon merasa sangat malu, lalu dia menutupi wajahnya dengan bandal.
“Yak!! Tae..Taeyeon mengapa kau menciumku?” Tanya Kyuhyun
“Hmm..” Taeyeon tak bisa berkata apa-apa, dia sangat malu.
“Taeyeon ah……. Jawab akuuu” Pinta Kyuhyun.
“I like you Kyu ah” Kata Taeyeon sekilas lalu menutupi wajahnya lagi dengan bantal.
Kyuhyun tambah terkejut, “Maksudmu apa? Mengapa kau bisa menyukaiku eoh?” Tanya Kyuhyun.
“Aku tak tau, tetapi hatiku merasa sangat nyaman jika bersamamu dari pada dengan Seunghyun” Taeyeon mengakuianya.
“Tapi mengapa bisa?” Tanya Kyuhyun. “Aniya, yang aku tahu, aku tulus mengatakan ini dari dalam hatiku” Jawab Taeyeon.
“Nado Saranghae Taeyeon ah” Kata Kyuhyun tiba-tiba. “Nde?” Tanya Taeyeon. “Nado saranghae” Ulang Kyuhyun. “Nde? Ulangi” Pinta Taeyeon.
Kyuhyun sedikit kesal, hingga akhirnya ia mencium Taeyeon, “Kau mengerti kan?” Tanya Kyuhyun setelah mencium Taeyeon.
****
*dengerin lagunya yesung yang love really hurt yaaaaa T.T*
Seunghyun POV
Saat aku memasuki klinik Kyuhyun, aku melihat pemandangan yang sangat aku benci!! Kyuhyun mencium Taeyeon yeojaku!! Apa maksudnya ini?! Aku memutuskan untuk diam sejenak, melihat apa reaksi Taeyeon setelah ini.
“Kau mengerti kan?” Tanya Kyuhyun setelah mencium Taeyeon.
“Ne, saranghae Kyu ah” Kata Taeyeon. MWO?! Saranghae?!
Aku sudah muak melihat pemandangan ini, dengan penuh amarah, aku menghampiri mereka dan menatap mereka tajam,.
“Apa maksud dari semua ini hah?!!!” Pekikku.
“Seunghyun ah” Kata Kyuhyun. “MWO?! Kau menusukku dari belakang ternyata ya Kyu!!” Kataku.
“Bukan seperti itu maksudnya Seunghyunie” Taeyeon mencoba menjelaskan.
“STOP!! Aku sekarang tanya! Kau lebih memilih aku atau Kyuhyun?” Tanya Ku.
Taeyeon terdiam dan menunduk, dia sedang berfikir dalam-dalam.
“JAWAB!!” Bentakku.
“AKU MEMILIH KYUHYUN!!” Jawab Taeyeon lantang.
“Sudah ku duga, ckckck” Hatiku sekarang sepertinya hancur dan sangat tersakiti! Ciiihhh!!
“Wae?! Wae?! Wae?!” Pekikku. Aku sudah tidak tahan lagi! Aku mengambil pistol dari saku celanaku dan mengarahkannya ke arah Kyuhyun.
“Jangan tembak Kyuhyun!” Taeyeon berusaha menyelamatkan Kyuhyun dengan berdiri di depan Kyuhyun.
Aku sudah tidak peduli lagi, aku menembakkan dan mengeluarkan peluru ini dari pistol yang ku genggam kearah mereka. Tapi tanpa kuduga peluru tersebut berbalik arah, dan itu KEARAHKU!!!
Aku mengeluarkan air mataku, aku siap jika peluru itu mengarah kepadaku, hatiku sudah cukup sakit! Love really hurt! Mengapa aku harus menghadapi masalah seperti ini?!
“Seunghyun!!!!” Pekik Taeyeon saat peluru itu menembus leherku dan mengeluarkan banyak darah. Aku terjatuh kelantai dan aku sudah lemah.
Kyuhyun dan Taeyeon menghampiriku, Taeyeon menangis dan mengeluarkan air matanya. “Seunghyunie, mianhae, maafkan aku!!” Taeyeon menyesali perbuatannya.
“Uhuk uhuk!!” Aku terbatuk dan mengeluarkan banyak darah. Aku mengambil tangan Taeyeon dan Kyuhyun, lalu menyatukannya. Dengan kekuatan terakhirku, aku pun berkata, “Jangan tangisi aku, kalian! Hiduplah bahagia Uhuk! Uhuk!” Aku mengeluarkan darah lagi. “Saranghae Taeyeon ah, Jaga Taeyeon untukku Cho Kyuhyun babo!!” Setelah mengatakan itu, aku mulai memejamkan mataku untuk selamanya. Setelah memejamkan mataku, aku terasa ringan.
“Seunghyunie!!!! Mianhae!! Taeyeon babo! Taeyeon babo!!” Taeyeon menyalahkan dirinya sendiri. “Seunghyun ah! Maafkan aku, aku bukanlah sahabat yang baik untukmu” Kyuhyun juga sangat menyesal dan tak kuasa menahan tangis saat melihat sahabatnya meninggalkan dirinya untuk selamanya.
THE END
Hehehe, mian ya kalo gak dapet feelnya
mimin ngebuat ff ini Cuma dalam waktu 2 jam doang, jadi ancur adul deh nih ffnya xD
Mimin udah ngebuat capek-capek nih, sampe-sampe Donghae dengan rela mijitin mimin *plak
Jangan lupa Comment dan Like yaaaaa^^ :*


seru thor..!!!
cinta memang butuh pengorbanan!!!
keren thorrrr