Ingin jadi remaja Korea? Yakin?

1 Mei

A Documentary Film by : Kelley Katz
Kelley Katz warga negara AS, memiliki teman seorang Korea. Teman Kelley cerita kalau siswa SMA Korsel menghabiskan 16 jam untuk sekolah setiap harinya.
Kelley tidak percaya dan merasa temannya itu bercanda. Kelley menyelesaikan pendidikan High School-nya di AS. Setelah lulus, ia memutuskan pergi ke Korsel untuk membuktikan kata2 temannya.
Kelley masuk ke salah satu SMA Putri di Korsel dan mengikuti pelajaran di sana, saat itulah ia sadar, that my friend was not exaggerating. Kalau temannya tidak berlebihan.

Dalam kurun waktu 60 th sejak Perang Korea, Korea Selatan berubah dari salah satu negara termiskin di Asia, menjadi negara ke-13 dengan perekonomian terkuat di dunia. Siswa Korea termasuk siswa dengan nilai tertinggi di dunia dan termasuk siswa yang paling sering diterima di Universitas2 Amerika dibanding siswa dari negara lain.
Tapi, Korea juga memimpin dalam tingkat operasi plastik per kapita dan memiliki tingkat kemungkinan bunuh diri tertinggi dibanding negara berkembang manapun di dunia.

So, seperti apa kehidupan siswa Korea?
Siswa SMP pulang setiap jam 4:30 sore.

Siswa SMA pulang setiap jam 21:30 malam.
Siswa SMA Korea tidak punya hobi yang berarti, bahkan mereka berkata tidak ada kehidupan diluar sekolah. Setelah sekolah selesai pun, mereka pulang ke asrama dan belajar lagi.

Seorang pelajar berkata, saat ia masih SMP, ada kakak kelasnya yang bunuh diri. Sebenarnya kakak kelasnya itu cukup pintar, tapi tekanan membuatnya stres dan ia tidak tahan lagi, akhirnya bunuh diri.
Saat ia masuk SMA, ada temannya yang juga mencoba bunuh diri, untungnya selamat. Temannya ini terus ditekan orang tuanya untuk belajar. Akibatnya ia stres dan mencoba bunuh diri, terakhir ia mencoba melakukannya lagi 5 bulan lalu.
*eh, mirip bang Kadir yah?
Menurut seorang siswa pria, ada sesuatu yang salah dengan sistem pendidikan Korsel.
Selain sistem pendidikannya, ada satu hal lagi yang menjadikan para pelajar, terutama pelajar wanita stres, yaitu konsep cantik yang diterima masyarakat Korea.
Ms. Jasmine Daniel, Native teacher di sebuah SMA putri tanya pada siswanya :
Who is beautiful?
Why is that person beautiful?
What makes someone beautiful?
What is beauty?
Seorang siswi menjawab, Vanessa Hudgens cantik. Dan saat ditanya kenapa, gadis itu berkata, karena Vanessa memiliki mata yang besar.
Ms. Jasmine menyimpulkan, siswa2nya memiliki konsep yang unik tentang kecantikan dan konsep seperti apa cantik itu dan konsep nilai2nya. Apa artinya cantik dan bisa diterima.

Mereka menunjukkan satu alat kecantikan yang aneh, seperti ketapel kecil dan seperti botol kutex dengan label eye charm.
Semua siswi kalau ditanya siapa yang cantik di kelas, mereka selalu berkata bukan kami, tapi menunjuk temannya yang punya Sang-Ka-Pul. I don’t know what it means tapi mereka menunjuk lipatan mata, itu artinya Sang-Ka-Pul. Mereka berkata, setelah ujian SAT (setingkat Ebtanas sepertinya) selesai, semua siswa tingkat atas minum2 (siswi itu menunjukkan dengan gerakan tangan) dan membuat Sang-Ka-Pul di matanya.
Bahkan salah satu siswi menunjukkan cara membuat Sang-Ka-Pul.
Anak ini sama sekali tidak takut kalau matanya bisa terluka dengan benda mengerikan itu, bahkan ia membuat Sang-Ka-Pul dengan bolpen! (It’s really scary to me…)

Dia bilang, Orang Amerika tidak perlu menggunakan lem untuk membuat Sang-Ka-Pul karena mereka sudah memilikinya.
Kenapa mereka suka mata seperti itu? Karena mata asli Korea yang sipit kesannya kuno.

Mereka juga bersedia melakukan operasi plastik demi penampilan, apalagi ibu mereka mendukung dan memuji penampilan baru anaknya. “Seumur hidup ibuku tidak pernah memujiku, tapi saat aku punya Sang-Ka-Pul, ibuku berkata aku cantik dan ia senang.”
Sedangkan di sekolah kita, setiap menit kita dengar para ibu atau guru-guru memuji anak2 kecil itu cantik, pintar, lucu, dan manis dll. That’s the different.

Alasan lain kenapa mereka susah payah mendapatkan kecantikan palsu adalah agar bisa punya pacar. Pria Korea tidak suka jika seorang gadis menggunakan braces (kawat gigi). Jika ada yang pakai braces, gadis itu harus menjomblo dulu sampai kawat giginya dilepas.
Padahal di Indonesia ada yang menganggap kawat gigi itu cute dan bahkan sengaja pakai kawat gigi berlian meskipun tidak perlu.

Brielle Mroczko, seorang siswa pertukaran pelajar dari USA berkata kalau siswi Korea kebanyakan kurus dan ingin menjadi orang lain. Seperti saat ia melihat TV dan ada bintang, maka siswi Korea itu ingin operasi plastik agar bisa mirip bintang itu.

Girls always want to be someone else and they don’t accept their own beauty.
Seorang siswi berkata : Aku akan operasi plastik lalu mendapatkan pacar dan kemudian (minum-minum) – Ia memberi tanda dengan gerakan tangan.
Prinsip seperti ini, tidak boleh ditiru oleh remaja Indonesia, ok?
Ketika ditanggapi kalau siswi itu tidak perlu operasi plastik, ia justru tanya kenapa? Aku harus melakukannya, karena kecantikan (fisik) itu penting di Korea.

Tanggapan siswa2 asing tentang pemikiran siswa Korea : Yah, konsep cantik di Korea adalah langsing, tinggi dengan kulit putih. Kalau di Amerika, jika seseorang dipuji cantik, maka orang itu akan berterima kasih.
Kalau di Korea, jika aku memuji seseorang itu cantik, maka mereka berkata tidak, dia jelek. Just odd.
Siswa Korea tanya, apa yang dianggap cantik oleh orang Amerika?
Jawab : Itu tergantung orangnya (kepribadiannya)
Gadis itu tertawa, kalau menurutku, mata besar, dengan lipatan mata, tubuhnya putih dan wajahnya putih. Dengan hidung yang menonjol (mancung). Juga dengan wajah yang mungil.
Tanya : Kenapa kau pikir wajah mungil itu cantik?
Jawab : Aku tidak tahu..aku hanya merasa itu cantik
Bagi orang Korea, wajah yang seperti orang Barat itu yang dianggap cantik.
Jika ingin melihat video utuhnya bisa ke : http://www.KoreanHighSchool.com
Notes : The point is, sebagai orang Indonesia, kita bisa mengambil apa yang positif dari Korean people, seperti kerja keras, belajar keras, doa, dan pantang menyerahnya.
Then, buang hal2 negatifnya, seperti kebiasaan minum alkohol dikalangan remaja, mempercantik diri dengan segala cara hanya demi mendapatkan pacar. Lebih mementingkan kulit luar daripada karakter dan nilai2. Jangan hanya menyerap mentah-mentah saja the Korean Wave ini.
Kita harus bisa memilah-milah mana yang sesuai dengan kebudayaan dan kepribadian Indonesia. Korean lebih cenderung mengatakan kalau kulit putih itu cantik. Apa pendapat ini juga harus kita telan begitu saja? Sedangkan orang Indonesia itu sangat colorful. Apa kulit kuning langsat dan sawo matang tapi terawat dan sehat itu tidak cantik? That’s what I mean.

Berbagi oleh dms @ Korean Chingu | Sumber kadorama-recaps

Follow me

@DzuriahMelindaS

117 Tanggapan to “Ingin jadi remaja Korea? Yakin?”

  1. Radhitya Shin 17 November 2014 at 6:30 AM #

    Saya lebih bangga mendengar celotehan celotehan remaja korea, operasi plastiklah demi mendapatkan pacar, niru idola merekalah
    dibanding dengan Indonesia, sensasi, kriminalitas, saya rasa lebih buruk. biarpun mereka (remaja korea), melakukan hal hal tersebut, tapi bagi saya tidak pernah melihat sesuatu yang bersifat kriminalitas, membunuh, memperkosa, tawuran…. It’s not Korean!
    Hanya saja apa yang saya dengar, mungkin tentang bullying. Hm, bagi saya di Indonesia juga banyak, bahkan sampai anaknya gila, atau mati.
    di seluruh dunia, bullying sudah banyak terjadi.
    saya pernah tinggal di Korea selama 6 tahun, saya merasa sudah paham dengan karakter remaja2 Korea, kebiasaan, dan tingkah laku selama menjalani hidup menjadi remaja korea.
    bagi saya sangat menyenangkan, walaupun mereka seusai sekolah, berkumpul bersama teman2nya untuk minum minuman beralkohol.
    yang mengejutkan bagi saya, reaksi mereka2 setelah mabuk (chwisseo), bukan sesuatu yang merugikan kita lihat,
    mereka hanya berkata-kata nggak jelas, dan tidur tiba tiba,
    kalau disini kan bisa sampai bacok bacokan, ngerusakin barang barang, hwah, no wonder
    mabuk di korea itu mabuk tertib, malahan orang orang korea yang melihat teman atau saudaranya atau dirinya sendiri lagi mabuk, atau minum2 merasa sangat bangga.
    karena hal itu adalah sesuatu yang sangat damai mereka rasakan, setelah beraktivitas seharian dengan melelahkan.
    saya sebelum diajak minum, saya sempat berpikir, saya sangat dosa kalo melakukan ini.
    tapi sembari melihat suasana, hiruk pikuk, dan canda tawa mereka,
    saya merasa sangat tenang dan damai.
    saya minum.
    ya, bagi orang indonesia dosa.
    tapi bagi orang korea, saya rasa tidak.
    saya melakukannya karena saya menghargai mereka, jika saya tidak melakukannya, harga diri dong……
    karena saya dalam keadaan awam, jadi saya merasa tidak khawatir, karena sudah ada banyak teman2 saya yang membantu saya
    mereka mabuk, dalam keadaaan tidak sadar,
    tapi saya lihat mereka sadar (80%)
    lain kalau di indonesia, liat orang pegang minuman beralkohol aja udah ngeri, apalagi liat mukanya dan badanya yg bertato, bikin muntah. setu teguk bisa merenggut nyawa orang
    wah, banyak yang membuat saya bangga dengan korea
    dari satu persatu orang yg lewat didepan saya,
    pandangan matanya sangat penuh masa depan dan prinsip
    saya suka hal itu
    sekolah disiplin. dan semua aspek kehidupan saya suka
    walaupun banyak anak remaja korea yg main game di game center, tapi waktu belajar mereka 2 kali lipat waktu mereka main game. alias otak mereka encer encer
    tidak ada kata bodoh buat orang korea,
    dikatakan bodoh hanya ketika mereka mendapat nilai 5,0 ujian mereka.
    bagi pihak, hal itu gampang. orang korea udah kaya kaya. jadi semua biaya untuk meningkatkan nilai itu sangat mudah, baik digemblang dituntut belajar, disiplin dan segala macam, bukan menyogok dan lewat jalur belakang. ingat! orang orang rumpun cina termasuk korea, kejujuran nomor 1
    jadi sulit nyari pembohong di korea
    satu contoh aja, industri film, musik, budaya semua maju, karena jujur. ga ada korupsi blablabla taikucing
    saya bilang begitu, krena saya sering liat berita2 korea jarang tuh ngebicarain masalah korupsi dan lain2.palingan ya itu, bunuh diri, pertukaran pelajar (seputar dunia pendidikan)
    kriminal? apa ya, selama saya tinggal dikorea ga ada tu denger atau liat ada orang dimutilasi terus dimasukin kedalam kardus. oeeekk, ogah
    malah kalo kriminal disana, palingan bobol bank, teror teroran,
    tapi jarang, toh pelakunya kebanyakan orang asing sana
    bagi saya kalo kalian tinggal disana, aman deh
    apalagi lapangan pekerjaan banyak banget disana, malah siswa siswi yang kerja part time banyak buangeet, malah setiap hari tajir, jarang minta duit ke orang tua, itu yg buat saya salut.
    kerja di korea gak harus berpendidikan tinggi, yg diutamakan, keahlian dan pengalaman. kalo itu mendukung, yo wis jadi.
    tapi satu yg bikin saya geregetan, pekerja pekerja disana fisik harus nomor 1. selain kuat dan mental baja, cantik tampan nomor 1
    makanya solusinya adalah operasi plastik
    hm, asalkan tau aja operasi plastik disana mantap mantap. sekali ukir bisa jadi pangeran/putri bak negeri dongeng. cuantikkk guanteeng pisann
    gak kaya luaran, habis oplas jadinya monster mennyeramkan

    coba deh ke korea,
    99% aman,
    ga ada jambret distasiun atau terminal, gak ada colong2an. semua aman dan tertib (ya lah, semuanya udh kaya kaya disana hahaha)
    oya, mau kaya?
    ke korea aja.
    jangan jadi TKI/TKW…… berat, dan bikin pusing
    mending kerja sendiri, mandiri, makanya sebelum berangkat kantong harus tebel dulu. sekarang jangan pikir nyari duit itu susah, bilang gampang, gampang dan gampang. intinya, irit dan rajin nabung.
    setelah itu baru pikirkan chapter selanjutnya, yang penting juga atau sebagai bantuan, cari temen orang korea yg percaya dulu. gini aja deh, easy going aja. lakukan dengan menyenangkan// kelak pasti berhasil/ wish up, satu lagi jangan lupa do’a. kan kalian beragama.
    dan jangan khawatir, disana netral. mau agama apa aja boleh yang penting ga sesat.
    jangan contoh mulut pemerintah indo, yang melarang agama selain 5 agama yg diakui di indonesia, itu adalah hal yg sngat menyakitkan, 2015, pembuatan KTP baru, selain 5 agama yg dsbutkan, yang lainnya tidk dicantumkan. oh, God…
    dan tempat ibadah juga netral, untuk islam, tidak perlu tempat ibadah yg raksasa, yang sederhana aja. udah banyak. setiap sudut kota, apalagi desa.
    hindu juga gak susah, gak perlu pura, vihara budha juga bisa. karena agama serumpun
    kristen, budha, agama utama disana
    makanan, lezat lezat
    jangan munafik, orang korea benci sama orang2 munafik, ga boleh makan daging sapilah, kepitinglah, babilah, no.. no.. no…. kalau kalian masih mempertahankan kemunafikan itu, what the hell? bukan urusanku.
    makan ya makan selagi sehat.

    oya, remaja korea ok ok lo disana. dan ga ada malu/gengsi
    berteman sama siapa aja, sekalipun ada teman yg kurang (cacat mental/tidak normal), kebaikannya bak peran baik film2 korea. disayang banget
    inspirasi film2 korea itu ga ajauh dr lingkungan mereka lo
    saya suka liat orang korea kalo selca/selfie semua lapisan itu normal dan ga ada yg dibilang aneh.
    hm lain kalo di indonesia, ktika ada temen cowo selca dibilang banci, suka nonton drama dibilang sekong, dance nyanyi dibilang bencong. omaigatt.. karakter kalian tu sepeti apa sih sebenrnya?
    hati remaja korea tuh bak selembut salju yg turun dari langit.
    sekali kalian pacaran sama orang korea, rasakanlah romantic yg luar biasa tak tertahankan, sekali ciuman rasanya kaya makan puding ><

    udahlah, ngelantur.
    intinya kalu mau bahagia, tinggal dikorea. belum biasa? saya dulu juga gitu. apa apa ga bisa, hm.. tapi berkembang biak disana itu gampang ga ada sebulan udah bisa dibilnag orang korea haha
    selagi apa apa yang tidak boleh dilakukan disana, jangan.
    kaya cipika cipiki, makan didalam kamar, dan banyak lagi. dn jangn lupa jg biasakan insa (salam membungkuk), SAMA SIAPA SAJA kalo mereka adalah org baik bagi kita. apalagi sama bos ditempat kerja (HARUSSSSS!!!)
    kalo sama anjing yg lewat jangan.

    SEKIAN

    • fatika 1 Januari 2015 at 7:08 PM #

      komentar anda terlalu panjang,, dan sepertinya hanya menjatuhkan indonesia….
      manusia px nafsu,, dan indonesia memang keterlaluan karna tidak bisa menahan nafsunya,,, seperti plagiat dsb.. v setidaknya indonesia bukan nanusia yang mudah merubah ciptaan Alla,, dgn oplas dll..

      dan korea cukup buruk dalam hal kepribadian,, karna hanya memandang cantik adalah fisik,, padahal cantik juga dilihat dari kepribadian,, sifat dan hatinya,, masalah fisik adalah hal terakhir karna itu sudah ciptaan-Nya…

      dan untuk hal meminum alkohol, makan babi dll.. tu memang terlarang, dalam agama islam,, dan juga buruk untuk fisik.. karna —alkohol,, memabukkan dan membuat manusia tidak sadar, serta merusak saraf otak,, babi,, mengandung CACING PITA DAN BELATUNG …
      itu hal yang dilarang… tolong jika tidak tau jangan menjelekkan indonesia dengan seenaknya..!!

    • Arummartian 11 Januari 2015 at 5:04 PM #

      Punten, Assalammu’alaikum Bang, ane suka nih sama reply-in abang, tapi kok lebih membanggakan korea ya? Seengganya ada lah secuil dua cuil yg harus di banggakan di Indonesia. Memang sih kalo dari sudut pandang ane sendiri sulit di pungkiri, politik pendidikan keamanan dan sistem pemerintahan di Indonesia itu buruk sekali, tapi ane bangga bang tinggal di Indonesia yg secara ga langsung menjadi negara dengan banyak pulau suku dan bahasa daerah yg menjulang lebar dari sabang sampe merauke, laut-lautnya luas, pemandangannya indah-indah. Ane faham lah di luaran sana juga pasti banyak pemandangan-pemandangan indah tapi bang, this is Indonesia, kita berbeda, dan termasuk negara yg paling ramah.
      Btw soal remaja-remaja korea yg oplas atau minum-minum itu mah tabiat dan kebiasaan orang sono, kita mah beda bang, jelas pan?^^
      Lagian pan di korea sono agama itu rata-rata atheis, ya kagak percaya ama Tuhan. Tapi Indonesia? Agamanya kental bang, makanya pemerintah Indonesia mengutamakan agama dulu, sesuai dengan pancasila nomor satu bang, jangan di lupain dong UU yg paling pertama di Indonesia, Pancasila.
      Abang boleh banggain Korea, karena ane sendiri juga ngebanggain Korea kok terutama Jepang^^ tapi ane juga bangga di Indonesia bang. Jauh lah memang fasilitas di Indonesia dibanding disana, tapi bang yg ane banggain disini adalah sopan santun yg luar biasa. Ane sering baca artikel tentang tingkah laku remaja korea yg sombong-sombong? Ane kagak mau bilang itu bener, soalnya ane belum pernah kesana, tapi itu kan artikel, ane kagak pernah tau kebeneran mereka. Syukur dah kalo kata abang mereka emang mudah bergaul.
      Soal makanan, abang kalo bukan Muslim boleh berbangga dengan senang hati bilang babi dan segala macem yg ditawari mereka harus mau dan gaboleh munafik? Tapi bang, kalo abang muslim, abang keterlaluan. Mementingakan gengsi dibanding larangan Allah, abang mau seneng hidup dunia doang? Masyaallah, semoga Allah memaafkanmu bang, ane kasian sama abang yg lebih mentingin kegengsian dibanding agama sendiri.
      Kalo masalah kaya/miskin, pan udah jelas Indonesia itu Rupiahnya jelek banget, turun banget kalah sama Dollar US, tapi bang, kelemahan orang Indonesia itu satu, MALES. Dan itulah alasan kenapa kriminalitas di Indonesia tinggi, karena penduduknya rata-rata miskin, di Indonesia tuh yg miskin makin miskin yg kaya makin kaya, pepatah ‘dunia berputar, ada di atas dan di bawah’ itu jadi bullshit bang. Mereka kebanyakan pengen instan, termasuk ane sendiri, dan itulah yg kudu kita contoh dari orang Korea yg pekerja keras. Ah orang Indonesia mah dikit-dikit komen, salah dikit komen, apa-apa di komen dan gapernah mau nyari kebenarannya dulu, beruntung dah ane bukan termasuk golongan yg ‘tong kosong nyaring bunyinya’ bang.
      Btw, makasih ya bang penjelasannya di blog yg iseng ane mampir disini, bermanfaat sekalipun rada nyelekit di hati gegara lebih proud ke Korea dibanding negara sendiri:(
      Dan makasih juga buat author yg mau berbagi ilmunya disini, yu mari ah. Wassalammu’alaikum teh kang.

      • Radhitya Shin 29 Januari 2015 at 11:29 PM #

        Fatika:
        Sorry to say!!!!
        “babi,, mengandung CACING PITA DAN BELATUNG …” Ah masa sih? Kok banyak ya warga sana khususnya orang yang sudah lanjut usia bisa bertahan hidup sampai ratusan tahun. Bahkan baru kemarin saya menyaksikan acara SBS STAR KING, yang menayangkan disalah satu segmen, kumpulan orang orang yang sehat jasmani rohani dengan umur mencapai 150 keatas bisa brtahan hidup. Gak kebayang kan, warga sana cantik cantik, ganteng ganteng.. (no oplas), makanannya ya apalagi daging babi. Oya, sampai semua countryside disana ada banyak peternakan babi, canggih canggih lagi. Hahaha, mandiinnya aja pake mesin. Sudah uji lolos kesehatan dari dulu disana.
        Dari segi semuanya, pola makan, olahraga dll. Makanannya? Ya seperti biasa orang disana, mau daging ayam, daging kambing, daging sapi, daging babi. Semua sehat. Yang bisa dimakan dan bisa bikin sehat ya dimakan. Disana ga milih milih kok. Contoh aja KIMCHI, makanan yang sudah mendunia, malah sudah mnjadi makanan nomor 1 tersehat didunia.
        Mungkin yang anda katakan “babi,, mengandung CACING PITA DAN BELATUNG …” itu adalah babi yang udah busuk alias sudah terkena penyakit baik itu virus. Semua binatang juga seperti itu, ketika ayam atau sapi atau kambing terkena penyakit atau virus, mungkin bisa jadi kalimat “mengandung CACING PITA DAN BELATUNG” bakal jadi alasannya.
        Ini saya berbicara diluar main set anda ya. Mau itu larangan agama anda atau aturan darimana saya tidak peduli toh saya bukan agama anda. Saya disni membahas sesuai apa yang saya tahu, disini saya tidak mengada ngada karena sudah ada banyak bukti. Dan jika ketika saya satu agaman dengan anda, saya tidak menyikapi hal itu seburuk yang anda pikirkan. Karena anda terlalu fanatik, semua larangan dan hanya sebatas larangan, anda sikapi dengan berlebihan. Sungguh menyedihkan. Kalau memang dilarang, yang diam aja tidak usah banyak komentar. Saya membahas komentar pertama karena saya sudah pernah melihat dan merasakan, kalau memang anda mudah tersinggung berarti itu ada gangguan dari diri anda, percuma anda baca baca ayat alquran kalau emosi anda tidak bisa kontrol.

        Disini saya tidak menjelek jelekkan, saya hanya mengungkapkan apa yang saya rasakan ketika tinggal disana. Otomatis otak saya akan tertuju pada indonesia. Kenapa Indonesia seperti itu? Kenapa selalu terlihat ironis dimata dunia? Kesalahan siapa? Sebangga bangga saya dengan indonesia, upacara bendera setiap hari senin, saya tetap tidak bisa dibohongi apalagi sekarang usia saya sudah dewasa. Sudh bisa menyikapi mana yg bagus mana yg jelek, mana yang patut mana yang tidak dll. Jadi saya merasa bangga dengan diri saya sendiri sekarang, karena saya sudah mengetahui dimana letak kesalahan saya dan yg paling pnting mengetahui letak kesalahan dan kekurangan negara indonesia.
        Tolong anda jangan terlalu protektif, jika anda masih terikat oleh sekolah saya maklumi. Tapi kalo umur anda sudah dewasa dengan letak pemikiran anda yang seperti itu, saya sangat kecewa, apalagi dengan menganut agama yang katanya paling suci didunia, bitch” sungguh mengecewakan!!!!

        Arum:
        saya sudah bangga dengan Indonesia selama 12 tahun. Setelah itu tidak. Karena pola pikir saya sudah mulai berubah. Lingkungan sekolah sangat berbeda dengan lingkungan kerja.
        “Bangga tinggal di Indonesia yg secara ga langsung menjadi negara dengan banyak pulau suku dan bahasa daerah yg menjulang lebar dari sabang sampe merauke, laut-lautnya luas, pemandangannya indah-indah. this is Indonesia, kita berbeda, dan termasuk negara yg paling ramah.”
        BOSEN bilang kaya gitu tiap hari. Tanpa ada perubahan sedikitpun, demo dimana mana, bentrok dimana mana, salih melecengkan antar agama, asusila, pembunuhan sampai mutilasi, korupsi, dll
        Saya sudah menyerah mengatakan “Bangga tinggal di Indonesia yg secara ga langsung menjadi negara dengan banyak pulau suku dan bahasa daerah yg menjulang lebar dari sabang sampe merauke, laut-lautnya luas, pemandangannya indah-indah. this is Indonesia, kita berbeda, dan termasuk negara yg paling ramah.”
        Walaupun luarannya memang seperti itu, tapi dalemannya menyakitkan. Sama seperti di Malaysia atau di Arab. TKI, TKW sudah menjadi korban salah satunya. Bagus, anda sudah mengerti keburukan pemerintah Indonesia, apalagi sekarang seperti lagi hancur hancuran,
        Siapa bilang rata-rata atheis?? Ngawur aja. Saya 6 tahun disana, tidak ada tuh yang tidak percaya adanya Tuhan. Kecuali orang orang brengsek mungkin berpikiran seperti itu, orang orang baik disana percaya sama Tuhan, walaupun kita sering lihat mereka tidak seperti kita yg slalu mngutamakan agama. Agama mereka beda dengan Indonesia, agama mereka Kristen – Budha, jadi ajarannya tidak serumit-sebanyak seperti kita, jadi kita harus pahami dan mengerti bagaimana agama mereka. Tentu mereka masih peduli dengan Vihara, Kuil atau Gereja. Tidak seperti islam sehari bisa banyak ngabisin waktu untuk sembahyang ini itu. Bukan menjelekkan, tapi memang sudah adanya.
        Gini aja, selama mereka orang baik, suka menolong, ramah, baik hati, dan percaya Tuhan berarti mereka beragama. Jangan menilai dari luar. Tidak pernah ketempat suci, bukan berarti mereka atheis.
        Kalimat kalimat anda sudah banyak kesadaran. Tapi maaf saya bukan muslim. Tapi jika saya muslim, dan percaya larangan, saya tidak mungkin akan menerima karena sudah larangan. Tapi hal itu bisa berubah karena kehendak sendiri. Setelah memakannya, apa yang harus dilakukan? Ada bnyak solusi.
        Pindah agama salah satunya. Dan karena saya non-muslim jadi saya tidak berpikir ribet. Ini bukan masalah gengsi, tapi menghargai orang lain. Sekaligus menghormati. Aduh maaf ya, karena saya tidak pernah muslim jadi saya rasa hal ini terlalu jauh dari pemikiran saya. Kalau dilarang dan anda mempercayainya, ya jalani saja. What the hell?
        Ya saya juga berterimakasih, karena sudah mngerti. Maksud saya mmbuat komentar seperti itu hanya saja menjelaskan sisi baik dari negara mereka. Ga usah berpikir terlalu keras, lihat saja mereka sama sama berdiri ditahun yang sama 1945, tapi dia lebih dahulu sukses dan menjadi negara maju terbaru di asia. Patutlah saya berbangga apalagi saya sudah sempat membuat ID Card (KTP Korea), smpai saya smpat juga ikut pemilu disana. Dngan warga yg harmonis, baik dan disiplin, saya merasa sngat bangga 3 kali lipat daripada kebanggaan sy dulu dengan indonesia. Mengertilah itu!!!

        • Radhitya Shin 29 Januari 2015 at 11:41 PM #

          satu lagi buat fatika!
          cantik – ganteng, look jaman sekarang sangat penting. karena selain kualitas, visual juga nomor 1. untuk promo salah satunya, karena poin visual dampak baiknya sangat besar. krena berujung pada selera dalam bntuk visual. karena Korea menjadi salah satu operasi plastik yg paling bagus dan sukses, makanya menjadi banyak tren dikalangan remaja. buruk kepribadian? haha selagi dia orang baik, kenapa dibilang buruk?
          fisik boleh dirubah, tapi hati jangan sampai berubah (Kata Kwanghee ZE:A yang menjadi salah satu artis yang mengaku oplas)!!!

        • Arummartian 31 Januari 2015 at 1:05 PM #

          Ane bingung harus mulai dari mana, setelah baca yg tadi abang bilang buat ane sama fatika. Emang ga ada salahnya sih.
          Lingkungan kerja sama sekolah mah emang beda bang-_- maklumi lah ane masih sekolah, masih banyak hal yg belum ane tau tentang dunia luar. Sekalinya tau pun cuman dari internet yg belum tentu bener juga kan-_-
          Ya ane cuman berpendapat bang, setiap orang berbeda-beda pan. Kalo masalah makanan, pan udah jelas kalo agama ane kagak boleh makan babi, ya abang pan bukan Islam ya ane pun kagak bisa larang lah. Kita saling menghargai satu sama lain agama kita bang.
          “apalagi dengan menganut agama yang katanya paling suci didunia, bitch” sungguh mengecewakan!!!!” bang, soal komentar ini, maafin ane ngikut campur. Tapi bang, di agama kita yg katanya ‘paling suci’ ini:p ga pernah diajarin buat rasisme. Kita mah toleransi antar agama itu harus tinggi bang, sorry bang, mungkin emang iya rata-rata muslim di Indonesia ini tabiat nya ga sebagus muslim di luar, ya mereka mah Islamnya KTP doang. Duh bukan bermaksud menjelekkan agama sendiri juga, ane cuman menyayangkan betapa rendah pemikiran muslim di Indonesia-_- mereka main semprot bisanya, jarang banget dah ane temuin muslim yg bisa berfikiran luas. Mereka bisanya asal jeplak dan marah diduluin.
          Dan bang, tolong jangan bilang ‘bitch’, kita bukan pelacur bang, kita masih punya iman, kalau ane termasuk diantara mereka-mereka yg gampang marah. Ane bisa marah-marah disini sama abang gegara perkataan abang yg ga ber etika, tapi ane bukan orang kek begitu. Ane masih bisa positif thinking, tapi seengganya abang kan punya sopan santun lah. Ane aja kagak berani ngatain agama orang lain dengan kata-kata yg seharusnya ga perlu di sebutin semacam ‘bitch’ ‘fuck’ or anything like that. Bang jangan kalah sama ane dong sopan santunnya, ane masih sekolah nih. Sopan santun mah wajib bang di seluruh negara juga heuheu.
          Oiya disana ga terlalu banyak yg atheis? Ya syukur bang, pan ane juga udah bilang. Ane belum pernah kesana dan cuman tau dari artikel-artikel gitu-_- ya sorry aja kalo kesannya sotau, pan ane cuman berpendapat=))
          Emang bang, kalo boleh jujur, ane juga bosen dan males tinggal di negara ini. Lah bukannya ane labil yg awalnya prodi ke Indonesia jadi ke luar, tapi bosen nya itu ya kata abang tadi. Demo di mana-mana, pemerintah disini udah macam apaan kaga becus alursnya kek gimana-_- dan dari dulu cuman hal ini yg ane sayangin dari Indonesia. Punya segalanya tapi gabisa di manfaatkan dengan baik gitu, mending negara kecil tapi semuanya sejahtera. Ya kali bang Indonesia segede apa makanya susah ngurus, tapi yg ane kagak ngerti, udah tau Indonesia itu gede butuh biaya banyak masih aja pada korupsi, kenapa sih ga dihukum mati aja ya-_- di Korea yg korupsi digituin ga bang? Kalo iya, keren tuh. Mending mati aja orang-orang korupsi, ngerugiin negara sendiri, bukannya mengabdi malah ngerusak. Orang Indonesia mah pemikirannya jarang ada yg luas, rata-rata sempit kalo soal duit-___- menghalalkan segala cara biar kaya. Yailah, kadang ane malu bang tinggal di Indonesia yg kaya begini begini mulu, kaga rubah:(
          Ah kadang ga semuanya yg dipandang baik itu selalu baik bang, ada buruknya juga. Termasuk negara Indonesia dan Korea bang-__- ga selamanya baik pan.-.
          Iyaa bang ane faham kalo niat abang cuman menunjukkan sisi positif negara Korea, ane menghargai itu. Kagak salah kok cuman perkataannya keliatan banget abang prodi ke Korea, makanya ada yg marah-marah sama abang;v hehe
          Btw, abang jadi pindah dong kalo bikin KTP disana? Etdah enak bener-__- abang bilang 12 tahun diem di Indonesia, abang pergi ke Korea umur berapa?.-. #lahkokjadikepo #ya gapapa kali bang ya lumayan ilmu haha^^
          Salam kenal bang, no bash bang^^

      • Radhitya Shin 1 Februari 2015 at 6:09 AM #

        “apalagi dengan menganut agama yang katanya paling suci didunia, bitch” sungguh mengecewakan!!!!”
        Ya jelas, anda pasti bakal marah. Tapi lebih baik lagi jika anda mengerti kenapa saya berkata seperti itu. Jangan hanya bisa bertanya dan mudah tersinggung. “Sopan santun” bagi saya adalah hal yang kecil, anda belum merasakan kan tinggal di negara orang lain, khususnya di Korea?
        Ketika anda pindah kesana, baik kuliah atau kerja, anda akan mengetahui sopan satun sebenarnya seperti apa. Ketika salah, kepala dipukul itu sudah biasa, mengatakan “새끼” (saekki) juga sudah biasa, rata rata orang disana kuat kuat, kuat otak alias mikir, kuat hati dan juga kuat bodi. Memang, seperti saya ketika pertama disana, dan memulai kerja, caci maki, perkataan yang bengis dari atasan pasti bakal sering berdatangan. Dan itu saya berusaha untuk menerima, karena disana memang seperti itu. Memang saya sebelum kesana tangan kosong? Nggak lah.
        Anda tidak pernah membaca artikel seperti itu kan? Bagaimana etos kerja orang orang disana? Bagaimana sifat mereka? Atau kalau anda pencinta k-pop, pasti sudah pernah kan membaca artikel terkait tentang mereka yang menjalani hidup sebagai idola? Atau lebih kuat lagi mereka mereka yang masih dalam status trainee.
        Sekarang banyak sekali program program merajut asa di TV Korea, coba saja lihat EBS TV atau LBS TV sangat banyak menayangkan tayangan pekerja pekerja didalam masing masing bidang pekerjaan, sebagaimana dibuat dengan bentuk variety yang menyentuh. Atau distasiun TV utama aja seperti, SBS The Law of the jungle, yang harus berani melawan arus hutan hutan negara didunia, dengan memanfaatkan apapun yang ada didalam hutan, seperti makan ataupun tidur. Satu lagi MBC Real Man, para artis dituntut untuk masuk militer, bahkan perempuanpun juga dituntut. Ini semua dalam bentuk pengajaran yang penting, setiap detik jika anda cermati, ada banyak poin yang sangat mendidik dan bermanfaat yg perlu mereka (warga korea) terapkan. “Kesabaran” adalah poin penting utama. Sekali ada orang yang emosi dan jika mengeluarkan kata “pelacur/brengsek,” untuk lawannya, lawannya akan berusaha menjawab dengan tenang tanpa marah marah. Misal “kenapa kau mengatakan brengsek padaku? Apakah aku salah padamu? Baik, aku minta maaf” selesai. Saya tinggal disana jarang ada yang menanggapi dengan serius apalagi sampai muncul keributan. Kecuali lawannya memang musuh bebuyutan atau seorang senior.
        Katanya anda punya sopan santun yang tak bisa dikalahkan, kenapa anda mau marah marah pada saya? Haha Silahkan aja. Yang bakal stres juga siapa? Maaf ya, saya sudah kebal. Saya sudah banyak belajar di negeri orang.
        “Sopan santun mah wajib bang di seluruh negara juga heuheu”
        Kata siapa?? Halo kata siapa??? Pernah mencicipi negara orang?? Korea keras!!! Karena tujuannya “마무라 (mamuri)” = merdeka/sukses, sopan santun hanya untuk mereka disana tidak terlalu dipedulikan, rata rata sih tidak semua lapisan. Satu hal saja, anak anak “군대 (gundae)” = tentara / army, seorang atasan tidak mengenal kata sopan santun, sekali marah dan jengkel apapun bisa keluar dari mulut. Tidak akan ada yang marah, karena mereka para junior atau bawahan sudah pada mengerti karena sudah diajari disekolah sekolah mereka, kecuali kalau sebaliknya, seorang junior mengatakan hal yang kurang santun pada atasan, hm, bisa tau hukumannya bakal berat. Seperti yang saya katakan diatas, coba lihat tayangan MBC Real Man. Saya pikir saya mengatakan hal seperti itu pada “Fatika” sah sah aja, selama tidak ada hukum dan tidak ad sifat merugikan, hanya saja batin terlalu goyah dan mudah emosi. Makanya blajar kenegeri orang, manfaatnya besar sekali.

        Oya, emang semua artikel internet itu fakta? Ya ampun, jangan terlalu percaya, toh juga gak tahu yg nulis siapa dan dapet informasi dimana. Emang sih, dari dulu negara negara chinese seperti Tiongkok, Jepang, Korea, Taiwan, dikata katain negara dengan penduduk atheis. Tapi kita melihat kenyataannya, kita tanyakan kepada mereka, mereka pasti akan menjawab, ah saya beragama Budha, saya beragama kristen, tapi maaf saya jarang pergi ke kuil atau gereja. Mereka tidak seperti kita, selalu wajib datang ketempat smbahyang. Mereka jarang ke kuil atau gereja karena pekerjaan. Kenapa? Kok waktu sembahyang tidak ada. Alasannya, waktu istirahat kerja atau tidur mereka hanya 2-3 jam, sisanya kerja. Palingan mereka sembahyang ke tempat suci pada hari sabtu atau minggu, itupun waktu istirahat atau liburan bisa disita. Tapi sayang, mereka lebih banyak mengutamakan liburan. Iyalah, betapa capeknya kerja, harus manfaatkan dong istirahat. Mereka wajib ke kuil atau gereja hanya pada saat hari raya besar datang. Karena mereka libur. Pasti anda berpikir, “kalau mereka jarang sembahyang, gimana nilai kehidupannya?”
        Maaf, bagi mereka disana nilai kehidupan tidak hanya berpatokan pada agama, tapi lingkungan sendiri yang mengajarinya, bagaimana hidup yang sebenarnya, bagaimana menjadi orang baik, toh juga sama saja kita menghafal dan mengingat ajaran agama, tapi tidak banyak diterapkan. Kedua elemen itu sama saja, 1, hanya diri kita yang bisa mengontrol, kebaikan bukan hanya datang dari ajaran agama, tapi dari dalam diri kita sendiri, pergaulan didalam lingkungan bagaimana kita menyikapi. Ajaran agama hanya sebuah pedoman, rangkuman kehidupan yang harus kita terapkan, tapi kita semua punya emosi, ketika kita bergaul dengan orang baik maka lambat laun kita pasti ikut menjadi baik bgitu pula sebaliknya jika kita berkumpul dan bergaul dgn orang2 jahat, maka kita pasti akan ikut jahat. Walaupun kita pernah belajar mmbedakan mana yg baik dan mana yg buruk, tapi disamping itu kita punya emosi, dan batas emosi juga sangat banyak. Apalagi yang mudah terpengaruh, mudah terpengaruh bukan karena kurang iman atau kurang beragama, tapi alasannya adalah emosi kita sendiri. Sebanyak banyak kita mempelajari agama, jika emosi dalam diri kita lemah, maka sama saja.
        Percaya dengan Tuhan. Iya, mereka semua percaya dengan Tuhan karena mereka juga belajar agama sama seperti kita, tapi orang tua, kepala agama, orang orang disekitarnya tidak terlalu menuntut untuk wajib menjalani semua kegiatan agama. Karena tahu, korea seperti apa. Saya sudah jelaskan diatas.
        Jika anda bertanya sama orang korea, jam berapa kamu sembahyang? Dia akan menjawab jujur, maaf saya tidak sembahyang hari ini.
        Yang saya lihat tentang korupsi di korea itu jarang, yang paling banyak kasus adalah bunuh diri. Dan kasus kasus politik yang saya kurang mngerti. Ya tahu kan, gimana kerasnya korea, makanya mental harus baja, kuat hati, kuat bodi seperti yang saya bilang diatas. kalo mau menginjakkan kaki ke korea. Tapi kalau kaya orang orang kaya kalian, ga tau bisa bertahan hidup smpai kapan. Haha.
        Tapi sekalipun ada kasus korupsi, tidak smpai dihukum mati, hanya dipenjara. Yaaaa, kasusnya kan gak kaya negara indonesia. Tingkak korupsi di korea kecil, bahkan jarang, setahun paing 1-2 kasus. Mnurutku aku tanya tanya ma temen barusan. Bisa dibilang ga ada kasus korupsi disepanjang tahun 2014 – 2015. Bersih. Cuma satu tipsnya, JUJUR! Korea negara terjujur didunia. Walaupun keras tapi jujur.
        Bukan pindah, tapi kartu ID disana hanya untuk warga asing yang menetap lama. Ya, tahu kan batas waktu visa korea sangat pendek cuma smpai 2 tahun. Jadi aku harus bolak balik hanya menguruh perpanjang visa kunjungan. Dan syaratnya juga harus buat KTP asing dan punya pekerjaan tetap. Sama juga kaya pelajar disana, hrus mngurus hal yg sama sperti saya. Satu lagi “학수집 (haksujip) = penginapan, disana murah murahhhhh :D seandainya hanya kerja part time, gaji yg kita dapat bisa bayar bulanan penginapan 2 kali. Penginapan disana tidak seperti kos2an disini, yang murah ya yg seadanya. Kalo disana yg termurah aja bisa lengkap ada komputer, AC, kasur, dan lemari pakaian, apalagi yang mahal,,,, bisa bisa isi kolam renang, restoran, atau bar. Hahaha
        Tapi suatu nanti saya ada cita cita untuk menetap disana, menikah disana, hidup disana, dannnnn mudah2an Tuhan mengizinkan. Saya masih berusaha di Indonesia, karena saya masih punya keluarga di Indonesia, jadi saya mmperbnyak waktu dulu bersama mereka dan meminta izin kepada mereka.
        Maret nanti umurku 25. Aku ke korea, umur 20 kalo ga salah.

        • Arummartian 3 Februari 2015 at 3:30 PM #

          Heuheu maklum lah bang, arum kan gatau gimana-gimana nya disana. Termasuk dengan kata abang tadi yg bilang kalo disana mah kalo udah marah yaudah marah aja asal jeplak. Wehh bang caci maki begitu ga semua bisa nerima, bener kan? Ya arum sih ga bawa kesel lah sama omongan abang, yang ada arum penasaran kek gimana kehidupan disana. Arum anggota paskibra disini, jadi kadang caci maki kek begitu udah biasa. Bener ya hidup mah harus kuat mental apapun bang hehe.
          Etos kerja, emmm, ilmu nih bang biar tau kalo pekerja di sana itu kaya gimana. Iya tau lah Korea mirip-mirip Jepang yg serba disiplin.
          “Katanya anda punya sopan santun yang tak bisa dikalahkan, kenapa anda mau marah marah pada saya?” kagak bang oit, arum mah kagak marah-marah sama abang, ya maksud arum kalo arum ga bisa sabar ya BISA AJA gitu, tapi kan buktinya engga. Masih slow-slow aja kan?^^
          Marah-marah juga buat apa elaahh ENGGA SELALU bisa ngeberesin masalah hehe.
          ““Sopan santun mah wajib bang di seluruh negara juga heuheu”
          Kata siapa?? Halo kata siapa??? Pernah mencicipi negara orang?? Korea keras!!! Karena tujuannya “마무라 (mamuri)” = merdeka/sukses” Jelas belum pernah bang, orang arum masih sekolah wehh pan udah bilang tadi. Pemikiran arum sekarang tentang sopan santun, Korea memang keras, tapi ga berarti melupakan tata krama dong bang?^^ mungkin arti kata sopan santun yg “caci maki” kaya tadi buat pendidikan. Ya di paskibra juga gitu, caci maki disini buat pendidikan, segala yg kita buat di hina, kesel dipendem gegara takut sama senior, wehh curhat banget ini mah-_-

          Ya bang namanya juga belum pernah ke luar negeri, jadi wajar weh percaya ga percaya sama artikel-artikel di internet kek begitu. Btw ane bukan k-pop bang jadi iseng mampir ke sini juga.

          Ga ada kasus korupsi selama tahun 2014-2015 bang? KEREN WEHHH!!!! Andaikan Indonesia kek begitu ya bang, sejahtera negara kita bhaha
          Oh gitu, bentar amat ya 2 tahun. Weh di kita mah bang yg nginep di apartemen aja di bilang kaya, padahal di luar sono mah apartemen tuh murah-murah ya? Bahkan di tujukannya buat yg masih bekerluarga kecil. Ahh banyak banget deh bang yg arum cemburu-in dari Korea-_-
          Murah yaa ih enak banget.-. Btw abang kerja apa disana? Pasti gajinya gede ya haha. Semangat terus bang buat kerjanya^^
          Iyee aamiin bang ane do’ain yaa, makasih banget bang infonya. Boleh dong ane banyak nanya ntar sama abang?=))
          Berarti udah sekitar 5 tahun ya? Wih keren, betah lah pasti disana

          Oiya bang, arum ngeklik akun abang yg sebelumnya (yg pake foto) eh nyambung ke fb. Tapi cuman mengikuti doang heuheu. Maaf ya bang kalo arum sksd, maksud arum juga baik kok pengen tau gimana kehidupan disana lewat abang. Arum cuman keinget aja sama omongan abang yg pertama kali.
          Intinya mah gini “kalo mau kerja disana, harus kenal dulu sama orang sana yg dipercaya” nah kefikiran langsung ke abang, ya arum mah percaya-percaya aja sama abang, tapi arum ga maksud manfaatin abang buat ngebawa arum kesana, engga bang. Cuman ya sekedar ilmu lah tentang kehidupan disana kek arum bilang tadi.
          Bener-bener bermanfaat bang, makasih banget loh yaaa~~

  2. Arilexs 17 September 2014 at 6:02 PM #

    Berarti intinya kita harus rajin bersyukur atas apa yang sudah Tuhan kasih ke kita

  3. Feby 24 Juli 2014 at 5:04 AM #

    katanya klo orang melayu (indonesia & malaysia) susah buat jadi bintang dikorea…

    emang bener ya? meskipun orang melayunya itu berkulit putih???

  4. Ladona 19 Juli 2014 at 11:10 AM #

    Mungkin disana konsepnya masih banyak yang ‘judge a book from the cover’ yah :( sedih liatnya kurang bersyukur gitu :(

  5. Jho 9 Juli 2014 at 3:33 PM #

    Artikelnya bagus ngebuat aku lebih bersyukur

  6. @nfitrianabila 7 Juli 2014 at 10:05 PM #

    Yg enaknya org indo kebykan pnya double eyelid ,mata besar,aegyo sal, jd g pelu nusukin pake bolpen

  7. Yanti 26 Juni 2014 at 3:03 PM #

    bersyukur bangett jadi orang indo

  8. Elni 19 Juni 2014 at 9:26 PM #

    mengerikan -_-

  9. shinta 23 Januari 2014 at 4:04 PM #

    Intinya… orang korea kurang bersyukur….

  10. Deya's Ummi Elsa 10 November 2013 at 5:56 PM #

    salut dan kasihan jg sama pelajar korea,mereka cape lahir batin…
    Bersyukur hidup di Indonesia,walaupun IQ nya tdk sehebat plajar korea tp qu rasa EQ dan SQ indonesia tidak kalah hebat.

  11. sri ratna sari 21 Oktober 2013 at 5:36 PM #

    artikelnya bagus :)

  12. My Dhea 7 September 2013 at 9:47 AM #

    Beruntung nya aku orang indonesia……
    artikelnya keren….menambah pengetahuan
    sampai 2 kali berturut-turut bacanya…
    setidaknya ini menjadi pelajaran bagi rejama yang fanatik banget ma korea…^^

  13. Yulie Sulianty Pascha 24 Juni 2013 at 4:52 PM #

    cantiknya palsu..drama nya si jauh lebih bgs dr pd sinetron,cuma idolain..haha sptnya gk deh

  14. Ardyagarini Lestari 6 Juni 2013 at 2:04 PM #

    ngeri ><

  15. Dhien.. 6 Juni 2013 at 9:30 AM #

    Izin share ya :-D

  16. Dhien.. 6 Juni 2013 at 9:20 AM #

    Wow pasti cape banget jadi siswi korea…, tpi oke juga sih soanya kan bisa bikin pinter he..he…;-)
    thanks infonya;-D

  17. Mardha 5 Juni 2013 at 12:09 AM #

    Daebak !! yeah , aku juga senang dg Korean Wave , tp ttap bangga jadi Indo people :)

  18. Ditha Cho 21 April 2013 at 7:27 PM #

    Nice info.. sempet tertegun ngebacanya. Gimanapun we must proud to be Indonesians, right? haha ^^ ambil sisi positif dr K-wave n hindari sisi negatifnya.

  19. rikimikel11 25 Maret 2013 at 2:54 PM #

    alham^dulilah untung saya di lahirkan di indonesia… Seharus nya kita bersyukur….

  20. Tri Nuryati 20 Maret 2013 at 5:10 PM #

    all about korea nice but how the way we look at things positive n negative. gomadsemnida.

  21. Jisooo~ 14 Maret 2013 at 4:09 AM #

    Its great !!
    saya sipit, selalu di bilang tionghoa (?) Sama orang orang, padahal tidak. Ga keliatan ber sang ka pul but no problem.

    Asal kita bisa merawat diri dengan baik (tidak dengan bantuan tangan dokter) sudah terlihat cantik :)
    Soal pacar sih nanti juga dateng sendiri, bukan karna wanita harus cantik ;p
    Makasih infonya :)
    Reshare ya :D

  22. Anisky 6 Maret 2013 at 11:14 AM #

    artikel yang bagus..baru tau sang ka pul = kelopak mata..tp apa semua remaja putri korea begitu? gawattt bgt, korban gombalisasi eh globalisasi imej hollywood…wkwk

  23. mingbaby 15 Januari 2013 at 10:16 PM #

    kata temen aku dirkorea, dia sekolahnya jm 9-an gitu..jadi menurutku, wajar aja pulang jm segitu.. :)

  24. mariyana 14 Januari 2013 at 1:09 AM #

    setuju banget nih sama artikel ini. gw nih baru mulai suka sama all about korean. pas lagi nyari2 ttg korea, eh, nemu artikel ni. wah, membuka wawasan gw banget, emang bener ya, gak boleh cuma tau yg bagusnya aja, tp harus tau yg gk bagusnya juga. n lbh baik jangan ampe fanatik ttg sesuatu, coz bisa2 malah ngebela apa yg sbenernya salah. mmm… it makes me think again…

  25. wie 13 Januari 2013 at 11:08 AM #

    I don’t think so kalo orang cantik selalu di identikan dgn kulit putih..
    di dunia model saat ini kulit coklat sedang disukai
    miss universe, nd artis2 hollywood kulit.a rata2 coklat
    kulit putih or coklat ato kuning langsat akan terlihat cantik kalo kita merawatnya dgn baik guys :)

  26. glocia 8 Januari 2013 at 7:35 PM #

    Reblogged this on Pinch of Bliss * and commented:
    Ada satu kalimat yang masih nempel di otak gue sampai sekarang ‘wanita berharga bukan karena penampilan, tetapi dari gimana cara dia menerima dirinya.’ Bacaan tentang fakta bahwa kebanyakan wanita Korea lebih PENGIN JADI ORANG LAIN daripada dirinya sendiri, buat gue mengenaskan.

  27. thalitta 3 Januari 2013 at 3:31 PM #

    Orang kulit gelap malah justru lebih sehat, karena mereka punya pigmen yang bisa melindungi kita dari sinar ultraviolet. sedangkan yang putih…makanya ada yang namanya albino kan.

  28. Fifi 2 Januari 2013 at 1:39 PM #

    “apakah orang yg berkulit sawo matang atau kuning langsat itu tidak cantik?”. Cantik kok. Tapi mari kita lihat kenyataan d lapangan. Cewek berkulit gelap sering diejek gara2 kulit gelapnya. Saya tau, karena saya merasakan sendiri. Kulit putih lebih disukai, itu kenyataan, dan sudah begitu dari jaman nenek moyang orang indonesia.

    • della 3 Januari 2013 at 11:50 AM #

      kalo kita masih berkutat dengan apakah orang lain menganggap putih cantik dan coklat tidak itu sangat disayangkan.yang penting adalah bagaimana kita mencintai diri kita.itulah yang akan membuat seseorang terpancar kecantikannya. kulit saya coklat dan saya cinta. tidak ada upaya ingin memutihkan.asalkan bersih dan sehat, buat saya, kulit saya cantik.

  29. Rina 2 Januari 2013 at 11:59 AM #

    Wow~ Saya kaget melihat “usaha keras” mereka sampai seperti itu. Thanks buat infonya! :D

  30. shaina 26 Desember 2012 at 5:19 PM #

    Intinya sih, tiap negara atau suatu daerah punya ciri khasnya masing2, kita jgn ngejudge mrk krn oplas or something.

    Tiap org pst pernah merasa kurang dengan yg ada dlm dirinya. Jd wajar2 aja klo mrk melakukan itu semua.

    Oya, knp indonesia ga nyontoh korea dgn diadakannya wamil (wajib militer) , itukan berguna bgt!

    • Hilmi 23 Agustus 2013 at 5:12 PM #

      GOBLOK!!! kau kira enak aja ngomong gitu cong… liat sistem pemerintahan apa yg di anut negara ini dan korut itu ancaman yg nyata. jangan asal ceplos aja. dasar idiot,,

    • ghozali 26 November 2013 at 3:59 AM #

      Hairan, knp anda membanga-bangakan negara org lain..huhu..

  31. kimmie 26 Desember 2012 at 3:53 PM #

    Aku pernah ikut korean culture dan pembicaranya adlah org asli dari korea, dan memang benar bahwa siswa SMA di sana baru akan sampai rumah jam 11 Malam sedangkan siswa SMP jam 7. waduh..

  32. Rhanny^^ 25 Desember 2012 at 8:41 PM #

    Kecee banget artikelnya ^^

  33. kwonskr 10 Desember 2012 at 3:10 PM #

    Mata aku punya sang-ka-pul, bener2 mirip sama mata siswi korea yang abis bikin sang-ka-pul pake bolpen. tapi saya ga oplas dan ga bikin sang ka pul pake bolpen loh yaa, ini alami :)

  34. mike 10 Desember 2012 at 9:31 AM #

    cuma pengen tanya, bang kadir itu siapa yah?

    • sweeta_chocolatte 26 Desember 2012 at 7:16 PM #

      bg kadir itu teukie oppa, chingu. Waktu di indo, oppa pernah bilang kalo nama indo nya itu Kadir. Park Kadir. Hehehe

  35. Melisa hwang 25 November 2012 at 12:22 PM #

    Terlalu nekat,
    hanya untuk satu kata. .
    CANTIK :D

  36. sansan 23 November 2012 at 6:51 PM #

    how a good Article :)

  37. irsha 29 Oktober 2012 at 2:06 PM #

    Apapun yang mereka lakukan punya alasan sendiri2…yang terpenting disini kita tidaak meniru apa yang menurut kita tidak baik untuk ditiru,karena setiap manusia pasti punya kelebihan maupun kekurangan begitu pula dengan orang2 dikorea hee..,berbangga lh orang indonesia karena kita mungkin tidak memiliki konsep yang salah baik itu dengan diri kita sendiri maupun tentang orang lain hehhee..,,Setiap orang punya keunikan ndiri2 yang membuat dia dikasihi oleh orang lain,,baik orang korea maupun orang indonesia sama2 Indah dimata Tuhan..God Bless Us,,

  38. Omaschibi 8 Oktober 2012 at 3:25 AM #

    Benar2 memberi pencerahan nih,, sifat pekerja keras org korea bisa diambil yg negatif jgn ;)
    Semoga indonesia bisa maju sejahtera,, amin!

  39. Rizki Darmawan 5 Oktober 2012 at 4:07 PM #

    Kita Ambil SIfat Positif Dan Kita Buang Sifat Negatif Gitu

  40. Leny W. 4 Oktober 2012 at 1:06 PM #

    entahlah ya, kalau urusan operasi plastik memang di sana sangat umum, tapi tidak semua orang (khususnya pria korea) yang menganggap langsing dan putih adalah cantik, aku berpacaran dengan pria korea dan menurut dia cantik itu adalah aku apa adanya, aku bahkan dilarang memutihkan kulit, kata dia warna kulit saya itu sexy, saya kulitnya coklat

  41. KissMELI 21 September 2012 at 6:05 PM #

    Waahh… klw jam segitu pulangnya mungkin aku udach ngntukk..
    hehehe……

  42. novanda puasa 20 Agustus 2012 at 6:15 PM #

    aku kira orang korea itu bener tampil steile alami dgan kulit cantik ,bersi ,halus ,tubu ramping,hidung mancung,menawan dan menarik” tapi………!!!! semua itu kebanyakan di dapatkan melalui sentuhan dokter(oprasi plastik) demi penampilan fisik mereka melakukan itu kita sbagi orang indonesia harus bangga karena kita mempunyai norma dalam berpenampilan selain fisik hati kita harus dekat dgan tuhan karena qt di ciptakan sesuai dgan gambarannya ada rencana tuhan yg inda dan baik yg bisa qt contohkan dari orang korea adalah belajar ,berusaha,bekerja keras untuk masa depan qt dan negara . qt harus bangga dan bersyukur karena qt orang indonesia

  43. Raissa Amelinda Farrel 31 Juli 2012 at 11:28 AM #

    Honestly speaking, poor Koreans. They often become jokes in western because they don’t have any eyelid and look similar. Furthermore, Europeans and Americans appreciate south, and south-east Asian exotic beauty far more than Koreans.

  44. Raissa Amelinda Farrel 31 Juli 2012 at 8:07 AM #

    That’s all about preference. Koreans obsess about Kaukasian’s beauty, then Kaukasians want to have perfectly tanned skin like South East Asians so they create bronzer and sunbathing cream. #lingkaransetan
    I’m proud to be Indonesian and having honey-gold skin tone any way.

  45. jihan fikri 3 Juli 2012 at 10:24 PM #

    kok tradisi minum2 disana dibolehin y?

  46. dwikias 1 Juli 2012 at 9:25 AM #

    sebenernya sih orang korea kulitnya putih karena perawatan kosmetik/pemutih kimia.,.
    bukan karena bawaan lahir.,.,mereka tergantung pada kosmetik deme memperindah fisik mereka.,.,
    jadi,mereka sama halnya orang2 asia pada umumnya yg kulitnya sama dengan orang indo.,.,hanya saja mereka”tergantung” pada kosmetik.,.
    kalau masalah kerja keras mereka :) I Like it! Karena yg membuat mereka maju adalah kerja keras.,.,
    dan yg paling penting ,angka korupsi disana sangat2 kecil :D
    Kita sebagai anak bangsa harus bekerja keras seperti mereka,Bukan malah main geme,kluyuran,bolos sekolah, dll.
    Kita sebagai anak bangsa yg akan melanjutkan sistem pemerintahan bangsa indo!Kerja keras dan kejujuran yang harus di lakukan!
    ^_^ Dwikias

    • Dea Mulyawan 29 Agustus 2012 at 4:53 PM #

      cuma mau tanya,apa udara suatu daerah yang dingin nggak berpengaruh juga sama warna kulit?
      trims

  47. nanda 30 Juni 2012 at 7:33 PM #

    wah,,,artikel nya bagus,,,aku yg matanya sipit” belo ajj,,suka,,
    koq org korea mtanya sipit gak suka,,ckckckck

  48. Onie26 14 Mei 2012 at 10:31 AM #

    jam belajar SMP-ny sama kaya ak jam segitu ak baru pulang…

  49. thisisELF 12 Mei 2012 at 3:03 PM #

    Bener2 bisa jadi pelajaran buat kita yang lagi terjangkit Korean Wave ._. Belajar buat jadi orang yang lebih pandai bersyukur dan mencintai diri sendiri~ Aku share ya, min~ ^^ Izin share~

  50. rumahniefha 10 Mei 2012 at 5:18 PM #

    :o
    serem amat pake bolpen bgitu

  51. Siti Lutfiyah Azizah 5 Mei 2012 at 7:16 PM #

    aku malah seneng bgt ma mata sipit, kayak orang korea dan jepang, kesannya lucu dan unik, mereka juga banyak yg cantik kok :D

  52. yudith 5 Mei 2012 at 11:59 AM #

    reshare please :)

  53. hanraemin 4 Mei 2012 at 7:48 PM #

    wajar sih kalo tingkat ‘bunuh diri’ di sana tinggi. masa iya belajar ampe segitu lamanya =,=

  54. Caca 4 Mei 2012 at 7:20 PM #

    GREAT, GREAT, GREAT.
    So frightened…
    aq yg kulitnya sawo matang juga nganggap kalo aq cantik.
    bener2.
    thanks God. I’m in Indonesia.

  55. indahnya hidupku 4 Mei 2012 at 7:15 PM #

    oh..gila..bisa-bisanya mereka hidup under pressure…
    kalo aku hidup dikorea bisa-bisa mati konyol(suicide)…
    Artikelnya keren..pengin nonton filmny..

  56. indahnya hidupku 4 Mei 2012 at 7:14 PM #

    oh..gila..bisa-bisanya mereka hidup under pressure…
    kalo aku hidup dikorea bisa-bisa mati konyol(suicide)…
    Artikelnya keren..pengin nonton film..

  57. Denha Park a.k.a Nabilagaemgyu 4 Mei 2012 at 3:28 PM #

    Reblogged this on ~Come to My New World ~ and commented:
    serem deh,,,,
    ijin reblog ya ^^

  58. Junhyung ¯_(ツ)_/¯ 4 Mei 2012 at 11:26 AM #

    wew~ semua orang kenapa harus terpaku pada orang barat (baca: bule) ? Setiap negara memiliki ke khas-an tersendiri kan? aku yang item aja santai XD. thanks udah share~

  59. alleryavandalice 3 Mei 2012 at 10:48 PM #

    wow, artikelnya bagus banget, makasih udah buat artikel ini, saya sangat setuju dengan artikel ini. benar sekali kalau seharusnya kita bangga dengan karunia yang kita dapat. semoga dengan ini kita bisa tampilkan Beauty of Asia ala Indonesia.

  60. KPOP 3 Mei 2012 at 2:47 PM #

    artikel nya bagus banget nih.. benar yg dibilang admin ambil yg positifnya aja.. Orang2 dikorea sana pekerja keras makanya mereka cepet banget majunya..padahal Negara kita yang duluan Merderka ,tapi mereka sekarang udah menjadi salah satu negara yg mimpin perekonomian dunia..
    padahal Indonesia bisa,kita punya Sumber alam yg kaya gila’,orang2nya juga banyak yg pintar..cuma kita kurang berusaha..
    main-main yg ke situs KPOP aku..http://www.kotalyrics.com/ Yayy

  61. cyndefirst 3 Mei 2012 at 2:30 PM #

    gx nyangka sekejam itu kehidupan pelajar disana.. tpi ak jga gx heran korsel skrg jdi negara maju kyk skrg ini.. kalo ak d korea mungkin gx tw deh ak kyk ap skrg.. mendingan kesana bwt jalan2 aja.. hehehe

  62. birthday party 3 Mei 2012 at 11:58 AM #

    korea memang sangat menjunjung tinggi kecantikan dan penampilan fisik…tapi memang harus diakui,wanita 2 korea memang cantik2…mereka sangat peduli akan penampilan fisiknya…

  63. innova 3 Mei 2012 at 11:24 AM #

    makasih infonya…
    saya pikir mereka udah cantik tanpa harus punya sang-ka-pul….

  64. megafirdaus 3 Mei 2012 at 10:20 AM #

    orang Korea aneh. mau cantik aja koq repot. nyiksa diri sendiri. HHIIIIIYYYY!! :D

  65. Anthony 3 Mei 2012 at 8:03 AM #

    Bener-bener mengerikan yang pake Sang-Ka-Pul. Wow. Bener2 materialistis ya? Semua dinilai dari fisik dan materi.

    • parknara 3 Mei 2012 at 2:51 PM #

      makanya banyak orang korea yang atheis hehe

  66. andrianroni 3 Mei 2012 at 7:23 AM #

    sangat bagus artikelnya…

  67. andrianroni 3 Mei 2012 at 7:22 AM #

    keren abis artikelnya…thanks

  68. hannidiadem 3 Mei 2012 at 5:58 AM #

    Korea negara maju, tapi tekanan yang diberikan juga ga main-main

  69. DYana Inspirit 3 Mei 2012 at 1:11 AM #

    Gak salah koq kena Korean Wave or suka all about korea yg ptg tau menempatkan diri aja. Kan udh pada gede2 bisa bedain mana yg positif n mana yg negatif. Kalo mudarat k diri kitanya ya jgn d tiru donk! Kalo kerja keras org Korea yg selalu ingin perfect itu mah bgs bgt. makanya mrk bisa jd negara maju spt skrg ini n mrk itu disiplin. G suka ngaret spt org kita.

  70. minhyuko 2 Mei 2012 at 11:55 PM #

    ternyata emang konsep cantik itu sangat berbeda ya.
    pulangan anak SMA jam setengah 10.au sampe rumah tidur,kalo gitu ceritanya.g’ istirahat kalo bela-belain begitu selalu.
    kalo sistem pendidikan sampe sekarang yang aku suka itu sistem pendidikan di negara finlandia

    • zywih 3 Mei 2012 at 10:28 AM #

      ia finlandia sistem pendidikannya oke punya, jam sekolahnya lebih singkat, tidak ada UN tapi menduduki peringkat atas untuk kecerdasan siswanya…

      • minhyuko 10 Mei 2012 at 6:13 PM #

        tapi masih agak bingung gimana ya tu guru di finlandia nyantumkan nilai di rapor.???
        kalo indonesia nilai itu penting banget.terkadang jadinya sekolah itu demi nilai bukan ilmu.

        • zywih 12 Mei 2012 at 7:42 AM #

          iya d sini kykx nilai itu penentu segalanya, pdhl nilai tdk selamanya menentukan skill yang dimiliki seseorang bahkan nilai bisa d beli… miris memang T.T

  71. Marczumi Rumambay 2 Mei 2012 at 11:32 PM #

    mantap ulasan’a, bisa jd masukan tuk ABG skrng yg lg pd ngikutin koreanisme. :lol:

  72. Dita 2 Mei 2012 at 9:54 PM #

    Dalam kepala ku saat ini mash ada tanda tanya besar tentang sifat orang kore?jd sekitar 1bulan yang lalu aku browsing tentang film korea…eh nemu 1 artikel tentang film indie korea katanya film ini menceritakan tentang “rasis” di korea.ada komentar katanya “orang korea itu sangat menyanjung orang/negara barat sebalik’y kore@ rasis thdp negara/ orang dr asia bagian barat,selatan bahkan asia tenggara.adakah yang tau tentang kebenaran ini??

    • Fifi 2 Januari 2013 at 2:04 PM #

      Kalo kamu cari di youtube, banyak video yg dibikin ekspatriat d korsel yg membahas masalah rasisme ini. Malah ada satu video yg dibikin oleh stasiun tv korea sndiri. Aku udah cukup banyak nontonin video yg bahas soal rasisme d korsel (krn aku pnasaran jg), dan kayaknya emang begitu kenyataan d sana. Kebanyakn org korea memperlakukan ras kaukasian dengan lebih baik dan ramah dibandingkan dengan ras2 lain. Gak tau pastinya knpa.

    • jemmy eun 27 Juni 2014 at 10:02 PM #

      Klo rasis kyk e gk dech…tp mereka benci bnget ma orang jepang skaligus produk2ny…aku krj di daegu dah 3thn lbh.
      Klo mslh modis.iya emng bnr…
      Krj keras mnrtku krn trpksa…klo gk krj ya gk makan..biaya hidup mahal bro..ya beruntung kita lahir di indo…
      Mereka sangat hormat ma yg lbh tua pa lg klo udh saling knal.

  73. Musim Semi 2 Mei 2012 at 9:33 PM #

    Reblogged this on musimsemi22 and commented:
    Demam korea??

  74. Gumilar 2 Mei 2012 at 7:32 PM #

    izin share artikelnya ya bray….

  75. LindaCantik 2 Mei 2012 at 7:18 PM #

    Artikelnya0 bermanfaat dan bisa menyadarkan beberapa remaja indonesia yg skrg sedang terkena syndrom korean wave, sehingga kt bs tau mana yg baik untuk ditiru dan hal buruk yg harus dihindari :)

  76. karamels 2 Mei 2012 at 7:15 PM #

    Reblogged this on Karamels.

  77. lutfilucky 2 Mei 2012 at 7:14 PM #

    sungguh bertolak belakang dengan indonesia. masing-masing memiliki pandangan tentang cantik,tulisan di atas betul sekali kita harus ambil positifnya.
    salam

  78. vibsaff 2 Mei 2012 at 6:12 PM #

    Nganga bacanyaa ! Bagus dan mendukung sekali bagi pelajar Indonesia. just the way we are ~! Nobody’s perfect.

  79. zywih 2 Mei 2012 at 5:53 PM #

    Yup I agree … take the postive throw away the nagatives

  80. Vanya Cassiopeia 2 Mei 2012 at 5:52 PM #

    woww…..
    ternyataaa :o
    kereeen!!!!!!!makasih bgt buat infonya,,
    tu yg gedein mata alias sang ka pul pake bolpen tu sangat amat mengerikan -______-“,aq gg mau kyk gituu ._.,btw,bener thor..yg ceonya beti ma bang Kadir XDDDDD

  81. Prims_Lee채진♥ 2 Mei 2012 at 5:29 PM #

    Artikel nya bagus bgt!! ^O^
    Jujur wktu liat fto cewe’ yang bikin matanya besar pake pulpen itu ngeriii ._.
    Pdhal mata sipit itu gak buruk,, malah aku suka liat org2 yang punya eyesmile :)
    Mata sipit itu lucu,, hehe :D
    Tpi Alhamdulillah aku punya mata belo.. ^^

  82. Park Ji Na (@Phie1004) 2 Mei 2012 at 3:00 PM #

    gue malah pengen punya mata sipit…

  83. tara 2 Mei 2012 at 2:36 PM #

    indo memang memiliki wanita bermata indah,,,
    dari pada korea….
    to makanya aku suka dengan apa yang tuhan anugerahkan kepada ku…
    ^_^

  84. berries 2 Mei 2012 at 1:20 PM #

    keren artikelnya chingu jd bisa tahu gimana kehiduoan remaja di sana kyak gmn.. ^ ^
    informasi yg bagus jd kita harus bisa mencernanya dengan baik…

  85. androiders31 2 Mei 2012 at 1:12 PM #

    waktu ngeliat gambar cewe korea praktekin cara bikin lipatan mata, jujur aku ngeri ngeliatnya
    emang hasilnya bagus, tapi ngebayangin ada lem di kelopak mata–apa ga risih dan ngeganjel ya??? terus juga temenku di sekolah yg juga bermata sipit, dia juga bela2in nyari info penjualan alat buat bikin sang-ka-pul… (ternyata orang indonesia juga ada yg begitu)

    ni info penting bgt buat kita-kita yg selalu berpikiran kalo jdi remaja di korea itu enak
    pdhl, ga semuanya itu enak, sama seperti di indonesia atau negara2 lainnya….

    terima kasih bgt buat admin udah ngeshare ini,
    jdi tambah percaya diri dan bersyukur jd cewe indonesia ^^b

  86. kirana 2 Mei 2012 at 1:02 PM #

    ngeri juga ya? kalo gitu. bersyukur deh jadi orang Indonesia ^^

  87. treswaluya 2 Mei 2012 at 12:50 PM #

    cewek korea banyak yang stress pasti yah.. kalo sipit, gendut, item, pendek disana pasti udah bunuh diri. padahal gak berarti mereka gak cantik. hmmm…

  88. Dianee Chan 2 Mei 2012 at 12:17 PM #

    waw cool….Bersyukur jadi warna negawa indonesia yang matanya belolok…
    kenapa tidak bersyukur yah…kan dah dikasih ciri khas nya dari Allah,,,,

  89. parknara 2 Mei 2012 at 12:11 PM #

    yah,ga aneh sih sebenernya orang korea begitu. mereka karakternya perfeksionis,ga aneh kalau produk korea sama artis2nya bagus2. secara mereka gamau ada cacat sedikitpun *ini yang patut di contoh oleh kita,kualitas bukan kuantitas.

    tapi tapi..kalo kita ke korea berati kita cantik dong? kan punya double eyelid? *plaaaaak XDD

    • A-CHa94141379 24 Oktober 2013 at 12:20 PM #

      tergantung. kalo kulitnya item, pendek trus gendut ya… g cantiklah. kan kalo semua kriteria itu masuk barulah dibilang cantik ama orang korea

  90. sarwendah 2 Mei 2012 at 12:07 PM #

    artikel keren, tetep bangga jadi orang indonesia

  91. printer barcode 2 Mei 2012 at 11:43 AM #

    Sip! New inspiration of my life style :)

  92. MinHeeNeeRo 2 Mei 2012 at 11:15 AM #

    izin share ya admin … kerenn ..

  93. acisabrina 2 Mei 2012 at 9:59 AM #

    ijin bleh share

  94. Dear dHiyah 2 Mei 2012 at 9:00 AM #

    keren artikel y !!!

  95. Gie KyuLova 1 Mei 2012 at 9:41 PM #

    Izin share boLeh ya admin?? ArtikeLnya bagus bnget..^_^
    (Gie)

  96. mrs chokyuhyun 1 Mei 2012 at 8:47 PM #

    waaaw keren artikelnya!! thanks for information :)) koreanchingu daebak!

  97. devhee 1 Mei 2012 at 8:45 PM #

    sekolah saya masuk jam 7 pulang jam 6 sore ( bangga ) ^^

    Kalo menurut saya, sah-sah aja kalau emang tiap individunya bisa nerima sistem pembelajaran tersebut, dan hasil dan dapat setelah selesai menempuh pendidikan sebanding dengan pengorbanan mereka selama menempuh pendidikan.. kalau ternyata hasilnya tidak sebanding ( maksudnya kurang berkualitas) Itu perlu ditinjau ulang, jangan-jangan sistem seperti itu malah jadi memperpendek usia manusia..

    # saya ngomong apa? >.<'

  98. someelf 1 Mei 2012 at 8:22 PM #

    keren artikel nya ^_^ gamsa, aku dapet info baru nih~ ohya jadi mau liat video film documentary nya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31.074 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: